pasang iklan

Sampaikan Maaf, Bupati Sebut Insiden Posramil Tersadis di Maybrat

MAYBRAT, JAGAPAPUA.COM - Insiden penyerangan dan pembantaian di Posramil Kisor Maybrat menuai banyak kecaman dari berbagai pihak. Bupati Maybrat, Bernard Sagrim mengatakan bahwa pembantaian terhadap anggota TNI di Posramil Kisor merupakan kejadian yang baru terjadi dan kejadian tersadis yang terjadi dalam ratusan tahun di Maybrat, Papua Barat.

“Peristiwa seperti ini baru pernah terjadi dalam ratusan tahun di kehidupan kami orang Maybrat Ayamaru raya, Aitinyo raya dan Aifat raya,” ujar Bupati Sagrim di Maybrat, seperti dilansir dari Antara, Senin (6/9).

Menurutnya, banyak konflik horizontal di tengah masyarakat Maybrat namun tidak sesadis yang dilakukan oleh KKB yang menewaskan 4 anggota TNI. Menurutnya, perbuatan tersebut sangat keji dan harus segera diproses hukum secara tegas. Bupati Sagrim sepenuhnya menyerahkan kasus tersebut kepada pihak berwenang untuk memburu pelaku untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Bupati Sagrim juga menyampaikan rasa prihatin dan mewakili pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat Maybrat memohon maaf kepada TNI atas kejadian tersebut.

“Atas nama warga masyarakat, pemerintah Kabupaten Maybrat saya memohon maaf kepada petinggi TNI, bapak panglima TNI, Kasad, Pangdam dan jajarannya atas perbuatan yang dilakukan oknum warga masyarakat Maybrat,” ungkapnya.

Bupati mengingatkan kepada masyarakat Maybrat bahwa kehadiran TNI/Polri adalah untuk melayani dan mengayomi masyarakat bukan untuk membuat masyarakat takut. Ia berharap kejadian di Pos Koramil Kisor adalah yang terakhir dan tidak terulang kembali,” terangnya. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery