pasang iklan

Kontraktor Lokal Bintuni Keluhkan Pencairan Dana Paket Pekerjaan

BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - Suasana berbeda nampak pada salah satu konsultan dinas pekerjaan umum Teluk Bintuni pada Rabu (25/8). Ratusan kontraktor lokal yang mendapat paket pekerjaan terlihat lalu lalang menghampiri dan mengantre untuk memasukan data dan rekapitulasi Paket Pekerjaan Masyarakat Tahun Anggaran 2019.

Terlihat tumpukan Surat Perintah Kerja (SPK) dengan lampiran dokumentasi pekerjaan dari telah selesai seratus persen. Para kontraktor lokal menunggu surat penagihan yang prosesnya terkesan lamban.

Selain itu, salah satu kontraktor nampak mengeluhkan banyak data yang hilang dan menanyakan profil perusahaannya karena tidak tersimpan baik oleh staf konsultan. Ketegangan sempat terjadi namun kedua belah pihak dapat menyelesaikan persoalan dengan damai. Meskipun demikian, beberapa kontraktor lain mengeluhkan banyak data yang belum dimasukkan, sementara pekerjaan di lapangan sudah selesai di kerjakan.

“Saya sudah masukkan datanya satu minggu lalu namun hingga dini hari belum bisa mengambil data tagihannya. Lalu bagaimana dengan pinjaman yang terus mengejar saya. Saya berharap proses ini bisa cepat selesai hingga saya bisa mengembalikan pinjaman. Karena pada saat kami menerima SPK, hanya kontrak untuk kerja bukan terima dengan uang 30 persen untuk langsung bekerja dan nanti buat tagihan 70 persen.”

“Terus sekarang kita punya pekerjaan sudah selesai baru kenapa pemerintah kasih bertahap lagi hanya untuk mereka yang bernilai seratus dan seratus lima puluh juta saja yang dilayani duluan, baru yang di atas tiga ratusan ke atas sabar dulu sampai bulan depan?” ujar salah seorang kontraktor.

Ia mempertanyakan, mengapa pemda hanya melakukan pencairan 30 persen untuk melayani kontrak dengan nilai sekitar Rp 100 Juta dan Rp 150 Juta saja. Sedangkan, bagi kontraktor dengan nilai kontrak di atas itu harus menunggu hingga bulan depan. Menurutnya, paket pekerjaan masyarakat ini merupakan anggaran tahun lalu. Ia mengaku tak mengerti harus menyampaikan keluhannya ke pihak mana. (MW)

Share This Article

Related Articles

Comments (138)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery