pasang iklan

TPNPB-OPM Peringatkan Warga Non Papua Tinggalkan Lokasi Perang

JAGAPAPUA.COM - TPNPB-OPM memperingatkan warga non Papua segera meninggalkan wilayah perang. Kelompok yang disebut sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) oleh pemerintah Indonesia ini menyebut warga non Papua yang berada di Papua adalah imigran yang harus segera meninggalkan wilayah perang di Yahukimo, Pegunungan Bintang, Ndugama, Puncak dan Intan Jaya.

“Pada hari ini tanggal 25 Agustus tahun 2021, kami dari Manajemen Markas Pusat Komnas TPNPB-OPM kembali mengeluarkan pernyataan tegas kepada pemerintah Indonesia dan warga masyarakat Indonesia. Peringatan ini kami sampaikan terutama kepada warga imigran, orang non Papua yang tinggal di seluruh tanah Papua terutama di wilayah perang konflik bersenjata Yahukimo, Pegunungan Bintang, Ndugama, Puncak, Intan Jaya segera tinggalkan wilayah perang. Tiga kali kami sudah umumkan tapi rupanya belum bisa dengar juga, masih mau datang,” ujar Juru Bicara Sebby Sambom, Rabu (25/8).

Sebby mengatakan, pihaknya pernah menyampaikan sebelumnya bahwa warga tidak perlu mendengarkan TNI-Polri. Menurutnya, tidak ada jaminan (keamanan) untuk warga di wilayah perang. Ia menegaskan, perang TPNPB tidak akan terhenti karena perang itu merupakan perang pembebasan nasional untuk kemerdekaan Papua. Sehingga menurutnya, perang akan terus berjalan hingga memperoleh kemerdakaan Papua.

“Oleh karena itu sekali lagi ini yang keempat kali, kami umumkan bahwa seluruh warga imigran orang dari Sulawesi, Sumatera, Kalimantan, Jawa yang ada di seluruh wilayah pelosok Papua dan wilayah-wilayah perang segera tinggalkan Papua Barat dan pulang ke kampung anda masing-masing.”

“Dan kami tidak mau dengar yang bilang bikin Jalan Proyek Trans Papua kah di mana-mana, kami tidak terlalu penting. Semua jalan itu dari Sorong sampai Merauke itu kami akan bikin setelah Papua Merdeka. Kami punya kekayaan, kami punya negara, punya mata uang sendiri nanti. Oleh karena itu kami tidak butuh anda punya pembangunan Jalan Trans sekarang macam itu kami tidak butuh, segera tinggalkan,” ujarnya.

Sebby juga memperingatkan kepada bupati Yahukimo, Puncak, Nduga dan Intan Jaya untuk tidak pasif sebagai kepala daerah. Ia meminta para bupati juga turut membela rakyat Papua. Menurutnya, upaya TPNPB-OPM selama ini adalah bentuk upaya mempertahankan diri (self Defense) dari pemerintah Indonesia.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery