pasang iklan

Ditengah Pandemi, Pegadaian Jadi "Juru Selamat" Sebagian Warga

BINTUNI, JAGAPAPUA.COM - Ditengah sulitnya mencari nafkah di masa pandemi Covid-19. Sebagian masyarakat di Bintuni menjadikan Pegadaian sebagai alternatif untuk menopang keperluan keluarga.

Mereka menggadaikan harta benda dan perhiasan yang tersisa untuk sekedar memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Seperti salah seorang ibu yang enggan menyebutkan namanya. Ia selama ini bekerja sebagai pegawai kontrak. Namun, karena kontrak kerja yang belum ditandatangani, ia mengaku harus menggadaikan emasnya untuk sementara waktu.

“Saya mendapat pekerjaan paket masyarakat dan saya mau kerja tapi belum ada uang. Walau sudah ada kontrak, dan kontrak juga saya masih tunggu di tandatangani oleh yang memberikan pekerjaan, namun masih banyak masyarakat Bintuni yang antri untuk menunggu tanda tangan pemberi kerja. Sementara di kontrak, kami di beri waktu kerja 45 hari. Jadi saya ambil keputusan gadai dulu perhiasan saya untuk kerja pekerjaan ini dulu, baru nanti kalau sudah proses 30 persen saya ambil kembali emas saya sebesar 50 gram.” Ujarnya pada Sabtu, 24 Juli 2021.

Sementara pihak pegadaian mengatakan bahwa dua pekan terakhir, warga yang datang menggadaikan barang meningkat drastis. Menurutnya, salah satu penyebabnya ialah adanya pembatasan waktu dalam membuka usaha di tengah meningkatnya kasus covid-19. Sebagian juga datang ke pegadaian untuk mencari modal awal dalam membuka usaha.

 “Beberapa ibu yang tadi datang menggadaikan emas mereka itu karena mereka membutuhkan modal awal untuk pekerjaan mereka yang diberikan melalui pemerintah kabupaten teluk Bintuni.” tutupnya.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery