pasang iklan

Demonstrasi Tolak Otsus Jilid 2 di Kota Sorong Berakhir Ricuh

SORONG, JAGAPAPUA.COM - Puluhan massa menggelar aksi demonstrasi tolak Otsus Jilid 2 di Kota Sorong, Papua Barat. Aksi yang berlangsung di Jalan Bhasuki Rahman tersebut berhasil dibubarkan oleh pihak kepolisian karena tidak memperoleh izin dari Polres Sorong Kota.

Menurut Kapolres Sorong Kota AKBP Ary Nyoto Setiawan, Senin (19/7) izin tidak diberikan mengingat kondisi krisis akibat Covid-19 dan mencegah adanya kerumunan massa.

“Kami sudah mengimbau untuk tidak aksi. Namun, mereka tetap memaksa sehingga saya perintahkan anggota saya untuk bubarkan. Ada puluhan massa yang kita amankan untuk dibawa ke polres untuk dikembangkan,” ujarnya.

Massa diketahui melakukan longmarch menuju Kantor DPRD Kota Sorong untuk menyuarakan aspirasi penolakan tersebut. Hal itu sangat disayangkan Kapolres Ary yang telah mengimbau untuk tidak dilaksanakan aksi terutama kepada koordinator lapangan (korlap) aksi. Ary menyampaikan, menyuarakan aspirasi tidak harus dengan menggelar demonstrasi dan dapat disampaikan dengan cara lain.

Demonstrasi berakhir ricuh dan diwarnai aksi lempar batu massa serta tembakan gas air mata dari pihak kepolisian. Akibatnya, polisi menangkap dua orang demonstran yang diduga sebagai koordinator aksi dan puluhan massa lainnya diamankan untuk sekedar dimintai keterangan.

"Puluhan massa yang melakukan aksi demostran tidak ditahan, mereka hanya dimintai keterangan saja. Kita kerja sama yang baik lah, masyarakat bisa memahami posisi kita saat ini sedang menekan angka Covid-19. Jangan membuat kerumunan yang akan dijadikan tempat penyebaran virus Corona," kata Ary. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (144)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery