pasang iklan

Breaking News: KKB Resmi Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris

JAKARTA, JAGAPAPUA.COMPemerintah Republik Indonesia melalui Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan HAM (Menko Polhukam), Mahfud MD telah mengumumkan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) secara resmi ditetapkan sebagai organisasi teroris melalui konferensi pers di Jakarta pada Kamis (29/4).

Penetapan tersebut menurut Mahfud MD didasarkan kepada kriteria-kriteria yang telah dipenuhi KKB sebagai organisasi teroris. Mahfud menyebutkan bahwa organisasi dan orang-orang yang melakukan kekerasan secara masif dapat dikategorikan sebagai organisasi teroris.

“Pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif dikategorikan sebagai teroris,” ujar Mahfud.

Mahfud MD juga menyampaikan bahwa hasil Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) Papua pada 1969 lalu telah sah dan diterima berbagai pihak. Selain itu, ia mengatakan bahwa tidak ada pembahasan di tingkat internasional terkait status Papua. Sedangkan menurutnya, pemerintah Indonesia tidak lagi membahas tentang kemerdekaan Papua tetapi berfokus kepada upaya percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat sebagaimana amanat Inpres Nomor 9 tahun 2020.

Selanjutnya, melalui penetapan tersebut, Menko Polhukam mengatakan, pemerintah telah meminta kepada aparat TNI/Polri untuk segera bertindak tegas terhadap KKB.

“Pemerintah sudah meminta kepada Polri, TNI, BIN dan aparat terkait segera melakukan tindakan secara cepat, tegas dan terukur,” tambahnya.

Dalam konferensi pers tersebut, Mahfud MD menerima pertanyaan dari awak media terkait adanya beberapa suara yang menyerukan penyelesaian konflik di Papua dapat ditempuh dengan jalan membuka ruang dialog dan mempertanyakan kendala-kendala yang dihadapi pemerintah untuk membuka dialog sehingga diputuskan pelabelan teroris kepada KKB diberikan.

Menanggapi hal itu, Mahfud menjawab bahwa pemerintah telah mendapat banyak dukungan dari masyarakat terkait label teroris untuk KKB. Selain itu, ia menyampaikan pemerintah telah terbuka dan banyak dialog yang dilaksanakan dengan berbagai tokoh masyarakat di Papua.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk segera melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku penembakan Kabinda Papua pada Senin (26/4) lalu.

“Saya tegaskan tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata di Tanah Papua ataupun di seluruh pelosok Tanah Air,” tegas Presiden Jokowi.

Selain itu, kecaman terhadap tindakan KKB juga datang dari ayah Ali Mom, siswa yang tewas tertembak oleh KKB. Kemudian, Bupati Puncak, Willem Wandik yang adiknya juga terbunuh mengutuk keras tindakan KKB tersebut. Ia mempertanyakan semangat perjuangan kemerdekaan yang digaungkan yang justru membunuh masyarakat Papua. Menurutnya, KKB telah melanggar adat masyarakat Papua yang menjunjung tinggi adat dan cinta damai. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

  • Jekson kapisa

    Setuju,, biar bisa mempercepat perjuangan papua keluar dari NKRI Untuk merdeka di Dunia internasional.....

  • dave12

    pemerintah sekarang seperti serigala berbulu domba... baik2 di depan katanya buat pembangunan,,, tp ujungx untuk kerok tanah Papua sehabis-habisnya...

  • THULLEY

    is cialis generic

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery