Freddy Numberi: Ruh Otonomi Khusus yang Hilang
- by Redaksi
- Apr 12, 2021 08:00 am
- 1431 views
Freddy Numberi, Gubernur Papua tahun 1998. [Foto: istimewa]
Otonomi Khusus nomor 21 Tahun 2001 merupakan jalan tengah Pemerintah RI dalam menyelesaikan masalah-masalah di masa lalu sejak 1 Mei 1963 sampai dengan saat ini.
Banyak korban yang berjatuhan serta ada juga yang exodus ke luar negeri. Ingatan penderitaan ini (memoria passionis) tidak bisa terhapus, khususnya pada generasi milenial Papua dewasa ini yang menyaksikan ayahnya dibunuh, ibunya diperkosa, saudaranya dibunuh dan lain-lain.
UU Otsus ini lahir sebagai jawaban atas penderitaan panjang Orang Asli Papua (OAP) sejak kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi tercinta. Kita beruntung bahwa pencipta Bendera Bintang Kejora Bapak Nicholas Jouwe (alm) bisa kembali ke Indonesia pada bulan Juni tahun 2009 dan saudara Nick Meseth sebelumnya sudah kembali ke Indonesia pada tahun 2007.
Di era Bung Karno, Orang Asli Papua (OAP) memang di anak-emaskan, karena sejak Bung Karno berhasil mengembalikan Papua di bawah kepemimpinannya, beliau banyak menjanjikan adanya kebebasan, persamaan hak, persaudaraan dan OAP menjadi tuan di negerinya sendiri dalam bingkai NKRI.
Hal ini dibuktikan Bung Karno dengan mengangkat Eliezer Jan Bonay (seorang anak adat dari wilayah budaya Sairei) sebagai Gubernur pertama Irian Barat. Disamping itu Bung Karno memberlakukan 2 (dua) sistem mata uang yaitu Rupiah Irian Barat dan Rupiah Indonesia dengan nominal pada tingkat 1 Rupiah Irian Barat setara dengan 18,9 Rupiah Indonesia, tahun 1963 – 1973. Saat itu, satu negara memiliki 2 (dua) mata uang.
Namun setelah Bung Karno lengser, keadaannya berbanding terbalik dari yang ada sebelumnya. Kemerdekaan dan kebebasan OAP mulai dikekang dengan berbagai macam cara, sehingga OAP merasa seperti dijajah kembali.
Banyak orangtua yang ikut berjuang melawan Belanda waktu itu, merasa bahwa “atmosfir” di zaman Presiden Soekarno sudah berubah.
Setelah Presiden Soekarno lengser pemerintahan di Jakarta tidak mau tahu menahu mengenai budaya dan pengalaman sejarah pahit yang membentuk persepsi OAP terhadap orang asing yang datang untuk menguasai negerinya.
Pembangunan dimasa lalu tidak “bottom up” dan lebih banyak “top-down”, bersifat “uniformitas”, disamakan dari atas sesuai kepentingan pemerintah pusat (otoriter) maupun oknum pengusaha yang mencari lahan usaha di Papua.
Pemikiran bahwa hanya dengan pendekatan keamanan adalah satu-satunya cara untuk mengIndonesiakan OAP ternyata keliru dan gagal dalam “memenangkan hati dan pikiran OAP” (to win the heart and minds of the Papuan peoples).
Era Reformasi 1998
Setelah reformasi 1998 dan lengsernya Presiden Soeharto tanggal 21 Mei 1998, terjadi eforia demokrasi di seluruh Indonesia, termasuk di Papua.
Pada awal Juli 1998 terjadi demonstrasi besar-besaran di Jayapura oleh masyarakat Papua yang dimotori mahasiswa Universitas Cendrawasih (UNCEN) dengan jumlah ±1000 orang.
Mereka demonstrasi dan meminta bertemu Gubernur Freddy Numberi untuk menyampaikan tuntutan mereka secara tertulis, yaitu demiliterisasi, peninjauan kembali New York Agreement 15 Agustus 1962 dan referendum bagi Papua untuk diteruskan kepada Presiden RI.
Pimpinan Gereja dan Masyarakat Adat memperkuat tuntutan ini dan membentuk Forum Rekonsiliasi Rakyat Irian Jaya (Foreri) dan difasilitasi untuk menemui Presiden B.J. Habibie di Istana Merdeka Jakarta.
Gubernur kemudian membuat surat kepada Presiden Habibie, melalui Menteri Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara dengan Nomor: 600/2919/SET, tertanggal 27 Agustus 1998 perihal permasalahan-permasalahan di Irian Jaya yang akhirnya memicu demonstrasi besar-besaran diatas.
Salah satu cara mengelola konflik adalah melalui dialog seperti apa yang pernah dicontohkan Presiden B.J. Habibie tahun 1998. Ketika memasuki era Reformasi 21 Mei 1998 (saat itu penulis adalah Gubernur Irian Jaya), masyarakat Papua difasilitasi pemerintah daerah yang berkoordinasi dengan pemerintah pusat, akhirnya pemerintah pusat menerima 100 orang delegasi (Tim 100) yang mewakili OAP dari semua wilayah adat disponsori Foreri (Forum Rekonsiliasi Rakyat Irian Jaya) untuk bertatap muka dan berdialog langsung dengan Presiden RI B.J. Habibie di Istana Merdeka.

Pada pertemuan tanggal 26 Februari 1999 yang berlangsung aman dan demokratis, perwakilan delegasi menyampaikan agar Papua dibiarkan memilih jalannya sendiri diluar sistem NKRI.
Alasannya sangat sederhana, karena OAP merasakan dan mengalami jika dalam proses mengIndonesiakan mereka, dilakukan dengan penuh kekerasan, ketidakadilan, intimidasi dan diskriminasi. (lihat bagan alasan OAP memisahkan diri).
Berdasarkan pengalaman pahit tersebut, mereka merasa bahwa mereka tidak diterima apa adanya, untuk menjadi bagian dari Bangsa Indonesia yang besar dan penuh keberagaman ini. Delegasi juga menambahkan bahwa sebagai OAP, mereka merasakan adanya usaha yang sistematis untuk menghilangkan identitas budaya ke Papua-annya.
Sejenak Presiden B.J. Habibie merenung, namun dengan bijak dan sangat diplomatis beliau menjawab: “Saudara-saudaraku, mengenai kekerasan dan pelanggaran HAM, saya minta, ampunilah mereka karena mereka tidak mengetahui apa yang diperbuatnya (mengutip kata-kata Tuhan Yesus Kristus). Tentang permintaan memisahkan diri, saya minta, pulanglah dan renungkan dulu hal itu”.
Setelah melakukan perenungan, maka Tim 100 kembali untuk menyampaikan hasilnya, namun pintu Jakarta di tutup rapat-rapat. Hal ini tentunya memiliki dampak tersendiri yang dapat kita rasakan hingga saat ini. Pertemuan 26 Februari 1999 adalah “embrio” lahirnya Undang-Undang Otonomi Khusus menjawab ruh penderitaan OAP di masa lalu.
Rangkuman Khusus
Undang-Undang Otonomi Khusus Nomor 21 Tahun 2001 adalah jalan tengah untuk menjawab penderitaan Orang Asli Papua di masa lalu (memoria passionis) dan merupakan ruh untuk menyelesaikan secara komprehensif, bermartabat, dengan menghormati dan menghargai Hak Asasi Manusia Orang Asli Papua sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang berfalsafah Pancasila.
Laurence Sullivan dalam tulisannya Challenges to Special Autonomy in the Province of Papua, Republic of Indonesia (2003:3-7), mengatakan bahwa UU Otsus No. 21/2001 memuat 4 (empat) prinsip utama, yaitu: (1) kewenangan yang lebih besar dan luas kepada pemerintah lokal (local government); (2) rekonsiliasi dan penghormatan terhadap hak-hak dasar orang Papua; (3) mengakomodasikan partisipasi masyarakat adat Papua dalam hal pemerintahan yang baik (good governance); (4) proteksi dan penegakan HAM, tanpa ada diskriminasi berdasarkan kesetaraan.
Proteksi dan penegakan HAM sebagaimana penjelasan Laurence Sullivan diatas justru dimuat di dalam Undang-Undang Otsus Nomor 21 Tahun 2001, Bab XII – HAK ASASI MANUSIA, Pasal 45 (Pemerintah membentuk perwakilan Komisi Nasional HAM, Pengadilam HAM dan Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi di Provinsi Papua) dan Pasal 46 (tugas Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi adalah klarifikasi sejarah Papua dan merumuskan serta menetapkan langkah-langkah rekonsiliasi).
Sayangnya Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi yang ditandatangani Presiden Megawati Soekarnoputri, tanggal 6 Oktober 2004 dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi Nomor 066/PUU-IV/2006, tanggal 7 Desember 2006. Dengan demikian ruh kekhususan di dalam Otsus itu pada pasal 45 dan pasal 46 hilang, dengan demikian juga bagi masyarakat Undang-Undang Otsus 21 Tahun 2001 hasil revisi dapat dikatakan bukan Undang-Undang Khusus lagi. Padahal ruh Otsus Nomor 21 tahun 2001 adalah bagaimana mengatasi pelanggaran HAM dan Pelurusan Sejarah di masa lalu.
Keuangan dan kebijakan pemekaran dalam rangka rentang kendali pemerintahan di Papua memang penting, namun, lebih pentih lagi adalah ruh Otonomi Khusus yang hilang akibat keputusan MK diatas.
OAP bersyukur bahwa Presiden Jokowi dapat menetapkan: Wamena berdarah tahun 2000, korban 47 orang, Wasior berdarah tahun 2001, korban 117 orang, Paniai berdarah tahun 2014, korban 18 orang sebagai pelanggaran HAM berat untuk diproses lebih lanjut.
Penutup dan Saran
Dengan direvisinya Undang-Undang Otsus Nomor 21 Tahun 2001 hanya menyangkut Pasal 34 (Bab IX-Keuangan), dimana penerimaan dalam pelaksanaan Otsus yang selama 20 (dua puluh) tahun hanya 2 % menjadi 2,25 % dan berlaku selama 25 (dua puluh lima) tahun.
Untuk pemekaran sesuai pasal 76 Rancangan Undang-Undang Otsus perlu diperhatikan agar tidak memecah 7 (tujuh) Wilayah Adat/Budaya yang ada. Rencana pemekaran menjadi 6 (enam) Provinsi tentunya sangat diharapkan masyarakat dalam rangka rentang kendali pemerintahan yang lebih efektif dan efisien serta lebih mendekatkan pelayanan pemerintah terhadap OAP.
Dengan hanya fokus pada revisi Rancangan Undang-Undang Otsus Nomor 21 Tahun 2001 pada bidang keuangan dan pemekaran, disarankan kepada Presiden Jokowi untuk memberikan payung hukum yang lain dalam rangka Penyelesaian Sejarah masa lalu dan kepastian hukum tentang pelanggaran HAM di Papua.
Hal ini penting mengingat Presiden Jokowi telah memutuskan bahwa 3 (tiga) kasus di Papua yang terjadi pada tahun 2000-an sebagai pelanggaran HAM berat.
Disamping itu untuk menghindari terjadinya pelanggaran HAM kedepan dengan tidak adanya KKR maka perlu pembangunan di Indonesia khususnya Papua didasarkan pada deklarasi PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) tentang Hak Asasi Pembangunan (UNGA Resolution 41/128, 4 Desember 1986).
Sesuai Resolusi tersebut UNDP (United Nations Development Program) menempatkan Keamanan Manusia (human security) sebagai prioritas utama dalam pembangunan yang dilaksanakan oleh masing-masing negara anggota PBB. Hal ini tidak lain dalam rangka mengatasi ancaman terhadap umat manusia sebagai ciptaan Allah, Tuhan Yang Maha Esa.
Gagasan Keamanan Manusia penting, mengingat ancaman non militer dalam keamanan global dewasa ini menjadi paramount dengan latar belakang: (1) Adanya konflik sipil bersenjata dalam suatu negara ; (2) Tumbuh dan berkembangnya tuntutan demokrasi ; (3) Intervensi kemanusiaan oleh PBB ; dan (4) Meluasnya kemiskinan dan pengganguran akibat krisis ekonomi.
Abraham Lincoln Presiden Amerika Serikat ke-16 berkata: “Sebuah rumah yang didalamnya saling terpecah tidak dapat tegak berdiri”. (Freddy Numberi, Quo Vadis Papua, 2013: hal.448)
(Artikel ini adalah tulisan Freddy Numberi, Gubernur Irian Jaya ke-11)
Related Articles
Comments (9)
-
Zsqmfo
stromectol online pharmacy - ivermectin 0.5 stromectol buy
-
Vvapyg
stromectol order - ivermectin lotion for lice ivermectin 50
-
THULLEY
-
Ghpsmx
canadian pharmacies - online pharmacy 875576 ed pills
-
Edwardseple
viagra 100mg price http://viagrabng.com/# mexican viagra
-
THULLEY
-
ivermectin stromectol scabies
Finasteride With Free Shipping Visa
-
is gabapentin
Online Prescription For Viagra
-
where to buy cialis online safely
Amoxicilian Compared To Cephalexin



![Tim DOB Manokwari Barat Serahkan Aspirasi ke Senator Filep Wamafma. [Foto: JP/WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/6/3/2/4632_224x153.jpg)



![Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). [Foto:TPNPB/VIVA Militer]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/4/3/3/4433_224x153.jpg)
![Bupati Pegaf Sampaikan Masalah Dana Otsus kepada Filep Wamafma. [Foto: JP/WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/7/0/5/4705_224x153.jpg)
![Filep Serahkan Buku Karyanya kepada Bupati Pegaf dan Billy Mambrasar. [Foto: JP/WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/7/0/6/4706_224x153.jpg)
![Filep Wamafma Bantu Warga Kampung Anggi Gida dengan Bama. [Foto: JP/WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/7/0/8/4708_224x153.jpg)
![Menteri Koordinator Bidang plolitik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD. [Foto: Dok. Kemenko Polhukam]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/0/1/1/4011_224x153.jpeg)

![Dialog Damai untuk Penyelesaian Pelanggaran HAM di Papua. [Foto: Komnas HAM RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/6/8/8/4688_224x153.jpg)


![Ilustrasi senjata. [Foto: SHUTTERSTOCK]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/7/4/3/4743_224x153.jpg)


![Miris, Anak-Anak Usia Sekolah di Hutan Kampung Obo Tak Bersekolah. [Foto: JP/MW]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/9/1/2/4912_224x153.jpg)
![Pansus Otsus & Pemerintah Pahami Aspirasi Revisi UU Otsus Tak Hanya 2 Pasal. [Foto: tangkapan layar TV Parlemen]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/9/0/7/4907_224x153.jpg)

![Pertemuan Tim Kerja Otsus Komite I DPD RI dengan Gubernur Papua Barat, DPR Papua Barat, Ketua Fraksi Otsus Papua Barat, Ketua Majelis Rakyat Papua Barat, Dewan Adat Papua Barat, Kepala Bappeda, Kabiro Pemerintahan, dan sejumlah OPD Provinsi Papua Barat di Kantor Gubernur Papua Barat (18/3). [Foto: Dok. DPD RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/1/3/3/4133_224x153.jpg)
![Pjs Wakil Ketua STIH Manokwari Marius Sakmaaf, SH.,MH diwawancarai wartawan media cetak lokal Manowkari, Kamis (15/7). [Foto: Humas STIH]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/1/0/5/5105_224x153.jpg)
![Menteri Sosial Tri Rismaharini. [Foto: Dok Kemsos]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/1/0/0/5100_224x153.jpeg)

![Kanit Pidum Polres Manokwari Ipda Abeg Guna Utama. [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/6/2/5262_224x153.jpg)
![Ilustrasi vaksin Covid-19. [Foto: SHUTTERSTOCK/PalSand]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/1/2/2/4122_224x153.jpg)
![Pemeriksaan Covid-19. [Foto: Antara]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/0/2/7/5027_224x153.jpg)

![Ilustrasi kekosongan kursi jabatan politik. [Foto: google]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/1/6/0/5160_224x153.jpg)

![Senator Filep Diskusi Bersama Warga Jemaat GKI Kanaan Sabon. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/9/4/5294_224x153.jpg)
![Ilustrasi dana bansos. [Foto: hai.grid.id]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/1/5/7/4157_224x153.jpg)
![Terumbu Karang di Pulau Mansinam, Manokwari. [Foto: DPDHPI Papua Barat]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/8/1/5281_224x153.jpg)
![Kepala Lapas Manokwari, Yulius Paath. [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/8/4/5284_224x153.jpg)
![Aksi blokade jalan dan bakar ban di Jalan Maskeri, Manokwari, Papua Barat. [Foto: rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/7/4/5274_224x153.jpg)
![Mathius Awoitaw. [Foto : Dok Kabupaten Jayapura]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/7/2/5272_224x153.jpg)

![Warga Mokwam Cegat Pangdam Kasuari untuk meminta Bendera Merah Putih saat Touring Merah Putih ke Pegaf. [Foto: Dok. Pendam XVIII/Kasuari]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/3/3/2/5332_224x153.jpeg)
![Warga Kampung Syou Distrik Warmare Manokwari, Papua Barat, merayakan HUT ke-76 RI di hutan belantara. [Foto: Dok. Danramil 1801-03 /Warmare]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/3/2/4/5324_224x153.jpg)

![Empat peti Jenazah anggota TNI korban serangan separatis berada di Aula Praja Vira Tama Markas Komando Korem 181/PVT Kota Sorong, Papua Barat, Kamis (2/9/21). [Foto: Antara/Olha Mulalinda]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/4/3/7/5437_224x153.jpeg)
![Presiden Joko Widodo. [Foto: BPMI Setpres]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/6/8/4/4684_224x153.jpeg)



![Luar Biasa! Kontingen Papua Raih 4 Medali Emas Cabor Sepatu Roda. [Foto: Pemprov Papua]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/5/5585_224x153.jpeg)
![Perdana Menteri Republik Vanuatu, Bob Loughman Weibur saat dalam Sidang PBB. [Foto: UN Web TV via AP]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/0/5580_224x153.jpeg)
![TPNPB-OPM Ngalum Kupel Akui Serangan di Kiwirok, 1 Brimob Tewas. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/7/8/5578_224x153.jpg)

![Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Teuku Faizasyah. [Foto: Kemlu RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/6/9/5569_224x153.jpg)


![Barang bukti yang diamankan dari oknum ASN di Yahukimo diduga pasok senjata ke KKB [Foto: Dok. Satgas Nemangkawi]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/5/6/5556_224x153.jpeg)
![TNI AD Evakuasi Guru dan Warga dari Kiwirok ke Jayapura. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/5/5/5555_224x153.jpeg)
![Kirab Api PON Dilepas Dari Sorong Ke Lima Wilayah Adat Di Papua. [Foto: Pemprov Papua]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/9/5589_224x153.jpeg)
![GAMKI Papua Minta Tindak Tegas Pelaku Penyerangan di Kiwirok. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/8/5588_224x153.jpg)
![Tim investigasi Komnas HAM Papua melakukan olah TKP di Posramil Persiapan Kisor Kabupaten Maybrat, Papua Barat. [Foto: Antara Papua/HO-Komnas HAM Papua]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/7/5587_224x153.jpg)
![Landasan Pacu Bandara Ewer di Kabupaten Asmat, Papua. [Sumber: Ditjen Hubungan Udara Kemenhub]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/6/5586_224x153.jpeg)
![Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/5/7/7/4577_224x153.jpg)
![Antisipasi KKB, Polri Pertebal Pengamanan di Distrik Kiwirok. [Foto: Humas Polri]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/5/8/4/5584_224x153.jpeg)
![Kasat Reskrim Polres Manokwari Iptu Arifal Utama. [Foto: JP/Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/4/6/7/4467_224x153.jpg)


![Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. [Foto: Dok. DPD RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/6/4/8/4648_224x153.jpeg)
![PKPA Peradi, Filep Wamafma Uraikan Materi Perancangan Analisa Kontrak. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/6/6/2/5662_224x153.jpg)
![Temui Air Asia, Bupati Ajukan Buka Rute Penerbangan ke Bandara Utarom. [Foto: Dok. Freddy Thie]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/6/5/4/5654_224x153.jpg)




![Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Musthofa Kamal. [Sumber: Dok. Humas Polri]](https://cdn.jagapapua.com/library/3/8/0/4/3804_224x153.jpg)

![Pekan Literasi Digital Dorong Kreativitas Masyarakat Adat Saireri. [Foto: Humas Pemkab Biak]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/8/5/3/5853_224x153.jpg)


![Satgas Nemangkawi Tangkap 1 Anggota KKB di Dekai Papua. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/8/4/8/5848_224x153.jpg)
![Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. [Foto: @mohmahfudmd]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/1/2/6/4126_224x153.jpg)
![Smelter Freeport, Parjal Dukung Langkah Tegas Senator Filep Wamafma. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/7/0/1/5701_224x153.jpg)
![Ilustrasi penangkapan. [Foto: istimewa]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/6/2/3/4623_224x153.jpg)

![Potret SMPN Serambakon yang Dibakar KKB. [Foto: Dok. Polres Pegunungan Bintang/detikcom]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/9/8/2/5982_224x153.jpeg)

![Sekolah yang dibakar KKB. [Foto: VIVA/Aman Hasibuan]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/9/8/0/5980_224x153.jpg)
![Peresmian kantor sekretariat bersama tim pemekaran Provinsi Papua Selatan. [Foto: Polres Merauke]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/8/9/1/4891_224x153.jpeg)
![Syukuran Natal Ikatan Kelurga Besar Teluk Elpaputih di Manokwari. [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/9/7/8/5978_224x153.jpg)



![Presiden Joko Widodo. [Foto: Setkab RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/1/4/0/5140_224x153.png)

![Ilustrasi Pistol. [Foto: pixabay]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/5/1/2/4512_224x153.jpg)

![Ilustrasi Tambang yang dikelola oleh PT Freeport Indonesia. [Foto: Anadolu Agency]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/9/2/5/4925_224x153.jpg)
![Ilustrasi penerimaan CPNS [Foto/ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/3/4/5/9/3459_224x153.png)



![Seorang Guru Pesantren Lakukan Pembersihan Gereja Jelang Natal. [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/1/6/6016_224x153.jpg)
![KKB Kampung Ambaidiru Yapen Serahkan Diri Ke Pangkuan NKRI. [Foto: Humas Polri]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/9/9/9/5999_224x153.jpeg)
![Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan. [Foto: Diskominfoperstatik]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/9/0/5290_224x153.jpg)


![Filep Wamafma Berbagi Kasih Natal di Manokwari. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/2/3/6023_224x153.jpg)
![Kapolda Papua, Papua Irjen Pol Mathius D. Fakhiri, S.I.K. [Foto: Jurnal Polri]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/3/7/0/4370_224x153.jpg)
![Mahfud MD dalam sebuah diskusi Crosscheck by Medcom.id, Minggu (26/12/2021). [Foto: Tangkapan layar YouTube Medcom.id]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/2/4/6024_224x153.jpg)
![Presiden Joko Widodo. [Foto: BPMI Setpres/Lukas]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/9/8/1/4981_224x153.jpeg)
![Banjir yang melanda Kota Jayapura. [Foto: Antara/Fredy Fakdawer]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/5/0/6050_224x153.jpeg)
![Ilustrasi sepak bola. [Foto: Abdillah/Liputan6.com]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/5/5/6055_224x153.jpg)
![Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/5/9/6059_224x153.jpg)
![Ilustrasi hujan lebat. [Foto: dailyexcelsior.com]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/6/1/6061_224x153.jpg)

![Presiden Jokowi melantik dubes LBBP RI untuk sejumlah negara sahabat, Rabu (12/01/2022), di Istana Negara, Jakarta. [Foto: Humas Setkab/Agung]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/6/3/6063_224x153.jpg)
![Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat memberikan keterangan di Mabes Polri, Selasa (20/4/2021). [Foto: Humas Polri]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/4/7/5/4475_224x153.jpg)

![Ketua Lintas Pemuda Papua, Asri Gombo (tengah), dan Sekretaris LPP Mikhael Kosay (kanan). [Foto: RMOLPapua]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/7/0/6070_224x153.jpg)
![Waketum DPP NasDem Ahmad Ali dalam press conference DPW Partai NasDem Papua Barat, Jumat Malam (14/1/2022). [Foto: teropongnews]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/7/2/6072_224x153.jpg)
![Mangkok Tua Peninggalan Belanda di Idoor Terjaga Baik Hingga Kini. [Foto: MW]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/7/6/6076_224x153.jpg)
![Rumah pastori di Kampung Idoor. [Foto: MW]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/8/0/6080_224x153.jpg)

![Presiden Republik Indonesia ke-4, K.H. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. [Foto: getty images]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/9/0/6090_224x153.jpeg)
![Ambulans untuk evakuasi para Korban insiden baku tembak di kawasan Jembatan Kamundan Maybrat, Kamis (20/1/2022). [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/9/3/6093_224x153.jpeg)
![Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/9/6/6096_224x153.jpg)


![Personel Satgas Damai Cartenz, Bharada Resi Nugroho mengalami luka tembak saat serangan KKB di Kiwirok, Pegunungan Bintang, Papua, Sabtu (22/1/2022). [Foto: Antara]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/1/0/6/6106_224x153.jpg)
![Ilustrasi Pilkada. [Foto: Dok. MI]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/4/7/4/4474_224x153.jpg)
![Kondisi di lokasi kejadian pasca bentrokan warga di Kota Sorong, Papua Barat pada Selasa (25/1/2022) dini hari. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/1/0/9/6109_224x153.jpg)
![Bentrok di tempat karaoke Double 0 di Kota Sorong. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/1/1/4/6114_224x153.jpg)

![Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol Adam Erwindi. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/3/8/8/1/3881_224x153.jpg)
![Sejumlah Massa Gelar Demonstrasi Tolak Pemekaran di Amban Manokwari, Kamis (3/2/2022). [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/1/3/6/6136_224x153.jpg)

![Timnas Indonesia berhasil gilas Timor Leste dalam laga kedua FIFA Matchday, Minggu (30/1/2022) malam. [Foto: @PSSI]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/1/2/4/6124_224x153.jpg)
![Presidensi G20 Indonesia 2022. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/1/2/5/6125_224x153.jpg)
![Ilustrasi virus Corona. [Foto: Freepik]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/2/3/4/5234_224x153.jpg)

![Terus Tingkatkan Mutu, Ketua STIH Manokwari Targetkan STIH Jadi Institut. [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/2/1/0/6210_224x153.jpg)
![Febrian A. Ruddyard. [Foto: twitter @DGMultilateral]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/2/1/1/6211_224x153.jpg)
![Praka Hermansyah saat menjalani perawatan. [Foto: JPNN]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/2/1/6/6216_224x153.jpg)
![Evakuasi Praka Hermansyah, salah satu dari dua korban KKB dari Bandar Udara Ilaga, Kabupaten Puncak, ke Timika dengan menggunakan helikopter, Senin (21/2/2022). [Foto: Pendam Cendrawasih]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/2/1/9/6219_224x153.jpg)

![Dr. Filep Wamafma Serahkan Beasiswa Bagi 43 Mahasiswa STIH Momi Waren. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/2/2/6/6226_224x153.jpg)
![Polres Manokwari saat mengadakan press release terkait kasus seorang ibu rumah tangga yang gantung diri dan menenggelamkan kedua anaknya di Pantai BLK Sanggeng Manokwari, Senin (21/2/2022). [Foto: Rolly]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/2/3/5/6235_224x153.jpg)
![Ilustrasi calon DOB di Papua. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/3/8/9/6389_224x153.jpg)


![Wakil Ketua Pansus Otonomi Khusus (Otsus) Papua DPR RI Yan Permenas Mandenas dalam Rapat Dengar Pendapat Pansus Otsus Papua dengan Direktur Pusat Telaah dan Informasi Regional dan Ketua Forum Komunikasi antar Daerah Pemekaran Papua Selatan, di Jakarta, Senin (7/6/2021). [Foto: Mentari/Man]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/8/3/3/4833_224x153.jpg)
![Ilustrasi tewas atau jenazah. [Foto: shutterstock.com]](https://cdn.jagapapua.com/library/3/8/8/4/3884_224x153.jpg)
![Aksi Damai Penolakan DOB di Nabire Berujung Ricuh. [Foto: Christian]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/3/9/6/6396_224x153.jpg)

![Haris Tahir: Program Desa Digital Optimalkan Potensi Ekonomi Pedesaan. [Foto: MW]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/3/9/7/6397_224x153.jpg)
![Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/6/0/8/5608_224x153.jpg)
![Ketua DPR RI Dr. (H.C) Puan Maharani. [Foto: Eno/Man]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/3/5/6/5356_224x153.jpg)


![Pertemuan Majelis Rakyat Papua dan Menko Polhukam, Jumat (15/4/2022). [Foto: @mahfudmd]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/4/4/0/6440_224x153.jpg)

![Ilustrasi persidangan. [Foto: shutterstock.com]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/3/3/2/4332_224x153.jpg)
![Pria mabuk dan bersenjata tajam serang Posramil TNI di Maybrat. [Foto: Pendam XVIII/Kasuari]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/4/4/1/6441_224x153.jpg)
![Unggahan viral foto Anies menggunakan koteka. [Foto: Langkapan Layar/Fajar.co.id]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/0/9/6509_224x153.jpg)
![Masyarakat Ilaga, Puncak, Papua menemukan jasad Nober Palintin (31), Kamis (12/5/2022). [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/0/8/6508_224x153.jpg)
![Ilustrasi tambang emas. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/4/7/2/6472_224x153.jpg)
![Ruang sidang di Parlemen Uni Eropa, Brussels, Belgia, Senin (8/4/2019). Pada Kamis (12/5/2022), salah satu ruangan di kompleks perkantoran Parlemen Eropa digunakan untuk membahas masalah Papua. [Foto: kompas.id]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/1/4/6514_224x153.jpg)
![Persija Rekrut Top Skorer PON Papua Ricky Cawor. [Foto: Dok. Persija]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/1/5/6515_224x153.jpg)
![Ilustrasi demonstrasi. [Foto: Toulousestreet.com]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/0/3/6/4036_224x153.jpg)
![Pelabuhan Distrik Sumuri, Bintuni, Papua Barat. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/7/4/6574_224x153.jpg)



![Guru-guru PPPK di Papua Barat dan Papua Barat Daya berunjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Papua Barat Daya, Selasa (4/4/2023). [Foto: Antara]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/8/1/6581_224x153.jpg)

![Agenda KKN Mahasiswa STIH Manokwari yakni sosialisasi kamtibmas dan sadar berlalulintas kepada masyarakat Pami dan sekitarnya oleh Polresta Manokwari. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/7/9/6579_224x153.jpg)
![Prajurit TNI gugur di Papua. [Foto: Dok Pendam XVII/Cenderawasih]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/7/7/6577_224x153.jpg)
![Gedung DPR RI. [Foto: era.id]](https://cdn.jagapapua.com/library/5/0/8/1/5081_224x153.jpg)
![Pemerintah dan DPR Sepakati Bahas Revisi Kedua UU ITE. [Foto: Kominfo RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/8/7/6587_224x153.jpg)
![Ilustrasi Anggota TNI. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/3/7/2/6372_224x153.jpg)


![Ilustrasi Hukum dan Keadilan. [Foto: RESPONSIBLECHOICE]](https://cdn.jagapapua.com/library/4/3/6/7/4367_224x153.jpg)
![Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/0/8/9/6089_224x153.jpeg)
![Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah (DPPAD) Provinsi Papua Christian Sohilait. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/9/4/6594_224x153.jpg)


![8 Tahun Mengabdi, Guru SD di Kamundan Konsumsi Air Hujan. [Foto: MW]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/9/8/6598_224x153.jpg)



![Wapres Maruf Amin selaku Ketua Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) telah mengukuhkan enam anggotanya asli dari Papua. [Foto: Setwapres]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/0/7/6607_224x153.jpg)




![Sekretaris Eksekutif BPP Otsus atau BP3OKP, Velix Vernando Wanggai. [Foto: Setwapres]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/1/8/6618_224x153.jpg)
![Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung. [Foto: Dok. DPR RI]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/2/1/6621_224x153.jpg)


![Komite I DPD dan Pemerintah Bahas Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Non Yudisial. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/2/5/6625_224x153.jpg)
![Puluhan Masyarakat Terjun ke Pantai Wijaya Sentosa Cari Siput Uter. [Foto: MW]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/2/6/6626_224x153.jpg)



![Pelaksana Harian (Plh) Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun. [Foto: Dok Pemprov Papua]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/3/0/6630_224x153.jpeg)




![Ilustrasi Dokumen. [Foto: pixabay]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/3/0/6530_224x153.jpg)




![Ilustrasi. [Foto: SKK Migas]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/0/8/6608_224x153.jpeg)

![Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas dalam kegiatan bincang bersama ASN Provinsi Papua di Jayapura, Jumat (19/5). [Foto: Dok MenPAN-RB]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/0/4/6604_224x153.jpeg)









![Diskusi Anggota DPD RI bersama kelompok tani di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Rabu, 27 September 2023 [Foto: Berdikari Online]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/7/4/6674_224x153.jpg)
![Logo PBB. [Foto: ANGELA WEISS / AFP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/7/5/6675_224x153.jpg)


![Kayu olahan yang diduga sebagai barang bukti ilegal logging di teluk Bintuni. [Foto: Jubi/dok Humas Polres Bintuni]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/8/4/6684_224x153.jpg)
![Ilustrasi pendidikan. [Foto: istimewa]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/6/8/5/6685_224x153.jpg)





![Juru Bicara Penindakan dan Kelembagaan KPK Ali Fikri. [Foto: ist]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/5/5/0/6550_224x153.jpg)

![Senator Filep Wamafma bersama Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar. [Foto: Dok. JM]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/7/0/1/6701_224x153.jpg)
![Senator Filep Wamafma bersama Menpan RB Abdullah Azwar Anas dalam Raker hari ini, Selasa (14/11/2023). [Foto: Dok. JM]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/7/0/2/6702_224x153.jpg)





![Dr. Filep Wamafma bersama jajaran menteri saat pembahasan amandemen UU Otsus pada Rapat Paripurna Tingkat I. [Foto: Dok JP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/7/0/9/6709_224x153.jpg)
![Dr. Filep Wamafma Adakan Lomba Solo Antar Pemuda Gereja di Mansel. [Foto: Dok. JP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/7/1/0/6710_224x153.jpg)


![Senator Filep Wamafma bersama Hengky Korwa saat menghadiri musyawarah Besar Suku Byak asal Kabupaten Teluk Wondama tahun 2023. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/7/1/3/6713_224x153.jpg)





















![Launching seleksi Anggota DPRK jalur Pengangkatan se-Papua Barat. [Foto: WRP]](https://cdn.jagapapua.com/library/6/7/6/4/6764_224x153.jpg)


Share This Article