pasang iklan

Panglima TNI dan Kabaintelkam Polri Kunjungi Manokwari

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COMPanglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi oleh Kabaintelkam Polri Komjen Pol Paulus Waterpauw berkunjung ke Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat, Sabtu (3/4/2021)

Dalam kunjungan itu, rombongan Panglima dan Kabaintelkam menumpang pesawat khusus TNI Angkatan Udara (AU) 05 Indonesia Air Force. Kemudian setibanya di Bandara Rendani Manokwari pada Sabtu siang, rombongan segera dijemput Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa,  Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing dengan adat Papua.

Agenda utama kunjungan Panglima TNI ke Manokwari Papua Barat yakni memantau langsung perayaan ibadah Paskah dan memastikan kewaspadaan TNI/Polri dalam mengantisipasi masuknya aksi terorisme ke Papua Barat. Panglima TNI selanjutnya mendatangi beberapa gereja sebagai bentuk tinjauan langsung kesiapan ibadah perayaan Paskah oleh umat Kristiani.

Sebelum kembali ke Jakarta pada Sabtu (3/4) sore, Panglima Hadi Tjahjanto  dan Paulus Waterpauw telah melakukan pertemuan tatap muka sesuai protokol kesehatan covid-19 bersama tokoh agama, tokoh adat, lembaga MRPPB, DPRPB dan Forkopimda Pemerintah Provinsi Papua Barat.

Dalam kesempatan itu, Komjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan bahwa sebelumnya Panglima TNI telah berkunjung ke Gereja Katedral di Jakarta. Selanjutnya ia memilih Manokwari sebagai tempat berkunjung yaitu gereja Katolik dengan agenda yang sama.

Selain itu, Waterpauw menjelaskan pihaknya juga memastikan kepada jajaran polres,  polsek,  hingga ke Polda Papua Barat untuk selalu sigap menjaga situasi keamanan Papua Barat. Menurutnya, TNI/Polri harus selalu waspada dan mengantisipasi aksi terorisme pasca pengeboman bunuh diri di pintu gereja Katedral Makassar dan aksi terobos mabes polri.

Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyambut baik kunjungan tersebut. Dalam kesempatan tersebut secara terbuka Gubernur meminta jatah khusus anak asli Papua untuk TNI AD, AU dan AL serta Bintara Polri.

"Kami minta kuota OAP untuk jatah TNI-AD, TNI-AU, TNI-AL serta Bintara Polri. Sebelumnya kami sudah mendapat jatah 1000 Bintara TNI AD. Dimana kami menggunakan dana otsus untuk program bintara TNI dan sementara lagi pendidikan di Jawa," ungkap Dominggus.

Gubernur Dominggus juga menyampaikan terima kasih kepada Panglima dan Kapolri yang sudah memperhatikan aspirasi daerah Papua Barat.

Pantauan tim jagapapua.com pada Sabtu (3/4), pertemuan yang berlangsung di gedung PKK di Kompleks Perkantoran Arfai, Manokwari, Papua Barat dijaga ketatat oleh aparat keamanan. Bahkan pertemuan tatap muka diperketat dengan pemeriksaan Covid-19 bagi setiap tamu undangan yang masuk ke ruang kegiatan. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery