pasang iklan

Pertina Siap Berlaga di PON, Tapi Atlet Butuh Asupan Gizi

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COMAtlet tinju asal Papua Barat seharusnya sudah berada di Pusat Latihan Daerah (Puslatda) pada Januari 2021 lalu. Hal itu adalah untuk mempersiapkan diri menghadapi PON ke-XX tahun 2021 yang akan segera berlangsung bulan Oktober di Jayapura, Papua.

Hal tersebut dikatakan Ketua Pengprov Pertina Papua Barat, Clinton Tallo. Meskipun terlambat masuk penampungan, namun ia berterima kasih kepada KONI, sebab saat ini atlet sudah berada hotel untuk fokus latihan pada 2 minggu berjalan. Akan tetapi, menurutnya para atlet juga kekurangan suplemen, walaupun selama ini suplemen dan makanan bergizi untuk para atlet masih menjadi tanggung jawab dirinya selaku ketua umum Pertina Papua Barat.

“Kalaupun ada kekurangan dalam kesiapan kita di cabor Pertina tidak bisa menyalahkan siapapun, sebab dalam kondisi pandemi covid-19. Sehingga kami akan mengikuti saja arahan dari KONI Papua Barat seperti apa terkait kesiapan kami mengikuti event yang sudah ada di depan mata saat ini” sebut Clinton.

Clinton berharap adanya keterbukaan dari KONI kepada semua cabor terkait finansial. Namun secara khusus, Pertina harusnya mendapat perhatian dari KONI, sebab momen penting yang sudah berada di depan mata untuk dipertandingkan. Selaib itu, juga terdapat seleksi Pelatnas di Jakarta untuk menuju Sea Games Vietnam dan Danau Toba Cup 2021 di Sumatera.

Menurutnya, cabor Pertina merupakan cabor yang mempertandingkan orang per orang, maka dibutuhkan adanya dukungan dari KONI dalam menjawab kekurangan yang sekarang dihadapi.

"Tinju sendiri merupakan salah satu cabang olahraga (cabor) yang menguras fisik dan perlu didukung dengan makanan yang bergizi agar ketahanan tubuh atlet tetap terjaga sehat. Jadi kita memiliki banyak kekurangan, namun selaku ketua umum Pertina saya memberikan semangat kepada para atlet, pelatih, dan pengurus untuk jangan patah semangat tetapi harus bangkit untuk membuktikan bahwa kami bisa membawa nama baik Papua Barat,” ungkap Clinton kepada jagapapua.com, Jumat (12/3).

Sementara itu, Ketua Harian Pertina Papua Barat, Abraham Sahulata, SPd mengutarakan bahwa sesuai kalender KONI bahwa ada dua event yang diikut oleh Pertina Papua Barat, yaitu Danau Toba Cup di Sumatera dan Presiden Cup di Jakarta.

Menurutnya, saat ini terdapat 6 atlet tinju Papua Barat yang dipanggil untuk mengikuti seleksi Sea Games di Jakarta pada 17-21 Maret 2021. Kemudian 4 atlet juga akan dipersiapkan mengikuti pertandingan Danau Toba Cup di Sumatera.

“Jadi dari 34 provinsi di Indonesia akan mengirim atlet untuk seleksi Pelatnas, sehingga kami dari Pertina Papua Barat, juga sudah siapkan 6 orang atlet untuk mengikuti seleksi di Jakarta,” tambah Bram.

Untuk itu pengurus Pertina berharap perhatian dari ketua umum Koni maupun pengurus harian KONI Papua Barat untuk melihat persoalan yang kini menjadi aspirasi dari cabor Pertina Papua Barat. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery