pasang iklan

Filep Wamafma dan YouTuber Jakarta Bahas Penolakan Miras Papua

JAKARTA, JAGAPAPUA.COMSenator DPD Republik Indonesia, Dr. Filep Wamafma, SH.,M.Hum., mendapat dukungan publik secara nasional terkait penolakan investasi minuman beralkohol (milok) atau minuman keras (miras) ke Provinsi Papua  Melalui wawancara dua sisi oleh Edriana Views, YouTuber di Jakarta memiliki topik khusus membahas tentang penolakan investasi miras ke Provinsi Papua.

Edriana Views, YouTuber asal Jakarta tersebut mengatakan bahwa Filep Wamafma merupakan satu dari tokoh asli Papua yang pertama menentang dan menolak adanya Perpres 10 Tahun 2021 tentang investasi miras ke Papua yang sudah diteken oleh Presiden Joko Widodo, namun akhirnya dicabut lagi.

Edriana Views menanyakan bahwa apa alasan senator Filep Wamafma menolak investasi miras ke Papua? secara tegas Filep Wamafma mengatakan bahwa miras di tanah Papua bukan budaya bagi orang asli Papua, justru sebaliknya meiras telah merusak orang asli Papua.

Filep memberikan contoh kasus bahwa data dari Kepolisian di Papua dan Papua Barat menyebutkan bahwa kasus kriminalitas tertinggi di Papua disebabkan karena pengaruh miras. Tidak hanya itu, tegas Filep Wamafma bahwa tokoh agama di tanah Papua sangat gencar menolak masuknya miras ke Papua, sebab dapat memicu kasus KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) tinggi karena pengaruh miras.

“Saya menolak secara tegas industri miras masuk ke Papua. Jadi kalau pemerintah Pusat hendak investasi ke Papua, bukan tentang miras tetapi masih ada investasi lain yang menguntungkan bagi kami masyarakat Papua, misalnya investasi sumber daya alam (SDM) seperti pertanian, perkebunan agar menjadi peluang kerja kepada masyarakat,” ungkap Wamafma, Jumat (5/3/2021).

Ia melanjutkan. invetasi lain yang dimaksud adalah bagaimana meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Papua lebih baik. Sebab, menurutnya  saat ini orang Papua tercatat masih tertinggal jauh sehingga perlu adanya solusi terbaik kepada masyarakat Papua.

Ia menambahkan bahwa investasi miras ke Papua bukan merupakan solusi untuk membangun Tanah Papua. Hal tersebut justru akan merusak orang asli Papua, termasuk membunuh generasi OAP.

“Sebagai perwakilan DPD RI asal Papua Barat, saya (Filep Wamafma) menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo karena sudah mendengar dan menerima masukannya sehingga perpres tersebut dicabut pada 2 Maret 2021,” pungkasnya. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

  • Uctejk

    ivermectin 9 mg tablet - ivermecpls.com where to buy ivermectin

  • Gurrmo

    average price of cialis 20mg - cost cialis 5mg generic cialis 5mg online

  • canadian mail order viagra

    canadian mail order pharmacy reviews canadian mail order viagra canadian medication

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery