pasang iklan

Gubernur Enembe Tolak Pemekaran Provinsi di Papua

JAGAPAPUA.COMGubernur Papua Lukas Enembe menolak pemekaran provinsi di Papua. Pada 22 Februari 2021 lalu, Gubernur Lukas melakukan pertemuan dengan Mendagri Tito Karnavian. Dalam pertemuan tersebut dipertegas oleh Gubernur Papua bahwa dirinya tidak sepakat dengan adanya penambahan pemekaran provinsi di Papua.

Sementara itu, dua hari sebelumnya tepat pada tanggal 24 Februari lalu, Gubernur Lukas Enembe juga bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Ia menyatakan bahwa dirinya menolak pemekaran provinsi.

Beberapa penolakan yang disampaikan Gubernur Papua antara lain, Pertama, tolak pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di provinsi Papua. Menurutnya, semua usulan pemekaran kabupaten dan provinsi di kabupaten harus dari rakyat Papua melalui MRP, DPRP dan disetujui Gubernur Papua.

Kedua, terkait evalusi Otonomi Khusus harus dilakukan oleh rakyat Papua melalu Majelis Rakyat Papua (MRP). Kemudian, semua proses sepihak di Jakarta harus dihentikan karena bertentangan dengan Undang-Undang dan bertentangan Undang-Undang Otonomi Khusus Papua.

Ketiga, pembahasan di Jakarta telah bertentangan dengan Pasal 76 dan Pasal 77 Undang-undang Otonomi Khusus. Kemudian keempat,ia mempertanyakan mengapa Otonomi Khusus Plus yang diajukan tidak pernah diakomodir dan dibahas?

Sementara itu, Gembala Dr. Socratez Yoman juga menyatakan hal yang sama terkait dengan pernyataan Gubernur Lukas Enembe.

“Untuk seluruh rakyat Papua, posisi Gubernur jelas tentang DOB dan evaluasi Otsus” tegas Gembala Dr. Socratez Yoman seperti dikutip pada Kamis, 4 Maret 2021.

Penolakan pemekaran juga menjadi suara aspirasi masyarakat Papua di Kabupaten Puncak Jaya. Beberapa daerah di Papua Barat sekelompok masyarakat juga menolak pemekaran DOB dan perpanjangan otonomi khusus. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery