JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Kepala Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Aman Nusa Matoa II, AKBP Bahar Tushiba menyiapkan 3 tim di 3 titik di Kota Jayapura yang bertugas melaksanakan disiplin warga dalam menerapkan protokol kesehatan bersama dengan personel Polda Papua. Ketiga titik yang dimaksud antara lain Taman Imbi, Entrop dan Abepura.
"Kami akan membentuk regu yang terbagi dalam 3 titik di Kota Jayapura yakni Taman Imbi, Entrop dan Abepura," terang AKBP Bahar Tushiba setelah pada senin (1/2).
Menurut AKBP Bahar, selain bertugas menerapkan disiplin prokes 3M, Satgas Aman Nusa II juga bertugas untuk mengawal distribusi vaksin Covid-19 dan melaksanakan edukasi serta sosialisasi terkait vaksinasi Covid-19. Ia berharap dengan berbagai upaya yang tengah dijalankan dan kerja sama dari warga, kasus positif Covid-19 di Jayapura dapat menurun dan kondisi dapat berjalan normal kembali.
Kota Jayapura telah menerapkan pembatasan kegiatan warga yang berlangsung selama 14 hari dan telah dimulai pada senin (1/2). Pemberlakuan pembatasan kegiatan warga tersebut merupakan hasil rapat bersama Pemerintah Kota Jayapura dengan forkopimda setempat yang dimulai pukul 06.00 WIT hingga pukul 21.00 WIT. Patroli malam juga diberlakukan agar pembatasan kegiatan berjalan efektif dan dapat membantu memutus penyebaran virus Corona.
Kasus positif Covid-19 di Kota Jayapura terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (1/2), angka positif kasus COVID-19 Kota Jayapura secara kumulatif sebanyak 7105 pasien. Sebanyak 6222 pasien telah dinyatakan sembuh dari Covid-19, sementara sebanyak 759 pasien masih dalam perawatan. Sedangkan sebanyak 124 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia.
Selain itu, Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano juga meminta kepada para pasien dengan status Orang Tanpa Gejala (OTG) dan pasien Covid-19 dengan gejala ringan untuk dapat melakukan karantina di LPMP, lokasi karantina terpusat yang disediakan Pemkot Jayapura. Hal ini bertujuan untuk memutus penularan virus Corona dan mencegah adanya klaster keluarga. Dengan adanya karantina terpusat, pasien OTG dan bergejala ringan juga akan diawasi oleh tenaga kesehatan dan diharapkan dapat mempercepat kesembuhan pasien.
Share This Article