pasang iklan

DPR RI Setujui Penunjukkan Komjen Listyo Sigit jadi Kapolri

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM - Komisi III DPR Republik Indonesia menyetujui penunjukkan Komisaris Jenderal Polisi Listyo Sigit menjadi Kapolri. Hal itu disampaikan M. Nurdin setelah calon Kapolri mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan serta melihat integritas visi misi komitmen calon yang disampaikan secara kongrit.

“Komjen Listyo Sigit layak dan patut dijadikan kepala kepolisian indonesia. Dengan demikian Fraksi PDI-P menyetujui Listyo Sigit ditetapkan sebagai Kapolri dan setuju pemberhentian Idham Azis sebagai kapolri” kata Nurdin, Rabu (20/1).

Sementara pandangan mini Fraksi Golkar, Sari Yuliati juga mengatakan bahwa berdasarkan berbagai pertimbangan, maka fraksi partai golkar setuju terhadap calon Kapolri Komjen Listyo Sigit untuk dibahas dan ditetapkan sebagai kapolri dalam rapat paripurna terdekat.

Selanjutnya, pandangan mini akhir fraksi partai Gerindra yang dibacakan Wihadi Wiyanto juga melihat beberapa hal dari pemaparan visi dan misi calon kapolri, terutama terkait dalam road map transformasi performing, sehingga fraksi ini memandang beberapa hal positif dari program dan kebijakan yang akan dilaksanakan kapolri ke depan.

Road map yang disampaikan adalah program Polri kedepan yang mengusung kata transformasi menuju polri yang presisi. Atas pandangan dan catatan diatas, maka fraksi partai gerindra menyatakan setuju atas penunjukan Listyo Sigit sebagai kapolri.

Sementara pandangan fraksi Nasdem, Eka Yuliana menyebut bahwa disertai dengan rasa tanggungjawab besar fraksi partai Nasdem DPR RI menilai calon kapolri yang dipilih Jokowi dianggap cukup memenuhi kebutuhan tantangan kepolisian ke depan, sehingga fraksi partai Nasdem dapat menerima dan menyetujui Komjen Listyo sebagai kapolri untuk diproses pada tahap selanjutknya.

“semoga amanah dan mampu menjalankan tugas yang membawa berkah bagi bangsa Indonesia” sebut Eka Yuliana. Persetujuan yang sama disampaikan Fraksi PKB Muhammad Rano Al-Fath. “kami fraksi PKB menyatakan persetujuannya terhadap bapak komjen pol Listyo Sigit sebagai kapolri” tanda Rano.

Selanjutnya pandangan fraksi Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, peran dan fungsi polisi merupakan hal yang sangat penting yang tidak bisa dilepaskan dari proses demokrasi di indonesia, sebagai pengawal dan penegak peraturan dan hukum di tengah dinamika masyarakat indonesia yang kompleks, posisi yang berhadapan langsung dengan berbagai tantangan menegakan keadilan membuat polisi membawa tanggung jawab moral dan profesionalisme dalam menjalankan tugasnya.

“sebuah lembaga akan jadi baik, jika dipimpin dengan pemimpin yang baik, seperti institusi polri yang akan menjadi baik jika dipimpin kapolri yang memiliki kecakapan dan integritas dan kopetensi yang baik” kata Panjaitan.

Setelah mendengarkan dengan seksama tentang gagasan yang disampaikan calon kapolri tentang presisi dalam polri, fraksi demokrat memberi catatan agar polri ke depan menjadi lebih baik lagi.

Pertama, kapolri baru diharapkan mampu membawa perubahan citra dan wajah polri di tengah masyarakat, sehingga menjadi aparat penegak hukum yang independen netral dan imparsial dan tegas tanpa tebang pilih dalam hukum.

kedua, polri harus mampu menyelesaikan permasalahan2 terkait isu intoleransi dan radikalisme di indonesia secara professional. tiga, tidak hanya di ibu kota negara namun wilayah indonesia timur juga harus jadi prioritas polri khusus soal situasi keamanan serta isu pelanggaran HAM dan demokrasi di Papua.

Selain penegakan hukum kejahatan konvensional, polri juga harus menegakan hukum dalam kejahatan transnasional serta ekstra ordinary crime, seperti korupsi sampai ke jaringan sindikat narkoba dunia, dalam rangka pemberantasan korupsi polri harus kerjasama dengan kpk dan kejaksaan

lima, dalam era 4.0, polri harus hadir dalam penegakan hukum digital, cyber space dan digital public space, karena permasalahan diruang digital dapat berdampak signifikan dalamketertiban masyarakat

enam, polri harus aktif dalam menekan laju penyebaran covid-19 dengan cara humanis dan mengayomi. Tujuh, kapolri baru harus berdiri di atas semua kelompok, golongan dan kepentingan agar keadilan dapat dirasakan oleh seluruh rakyat indonesia, justice for all.

Fraksi partai demokrat memiliki harapan di bawah kepimpinan kapolri baru polri dapat menwujudkan reformasi polri profesional dan netral, selain itu berharap polri kedepan semakin profesional dalam menyelesaikan isu2 terkait radikalisme,intoleransi dalam ciptakan stabilitas keamanan nasional.

“Berdasarkan uraian diatas, maka farksi demokrat menyatakan menyetujui saudara komjen listyo sigit sebagai kapolri, dan menyetujui pemberhentian idham azis sebagai kapolri bersama kita kuat bersatu kita bangkit” sebut Fraksi Demokrat. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery