pasang iklan

Ilmuan Nuklir Iran Terbunuh, Proyek Nuklir Tetap Berlanjut

JAGAPAPUA.COM - Mohsen Fakhrizadeh, pria berumur 63 tahun adalah seorang ilmuan nuklir Iran berpangkat tinggi tewas di rumah sakit pada hari jumat (27/11) setelah penyerang menembaknya di dalam mobilnya di Ab-Sard, pinggiran kota Teheran.

Presiden Iran, Hassan Rouhani menuduh Israel sebagai dalang pembunuhan Fakhrizadeh terkait dengan kecurigaan proyek rahasia bom nuklir. Melalui sebuah pernyataa nya yang dilaporkan oleh TV Pemerintah pada sabtu (28/11), Rouhani menyebut pelaku penembakan adalah tentara bayaran dari rezim Zionis.

Seperti diberitakan aljazeera (28/11), Presiden Rouhani juga mengatakan bahwa insiden penembakan itu memperlihatkan keputusasaan dan kebencian “lawan” terhadap Iran. Sedangkan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Ayatollah Ali Khamenei berjanji untuk membalas pembunuhan Fakhrizadeh dan mengatakan pekerjaan nuklirnya akan terus berlanjut. Ia mengatakan bahwa Fakhrizadeh meninggal dalam keadaan syahid.

Iran nampaknya tidak akan mengabaikan peristiwa tersebut dan berniat akan menghukum pelaku penembakan. Hal ini ditegaskan oleh Ali Khamenei dan menyatakan bahwa proyek nuklir Iran akan terus berlanjut. Meskipun Sekjen PBB, Antonio Guterres melalui sebuah pernyataan yang dirilis oleh juru bicaranya, telah mendesak untuk menahan diri guna menghindari ketegangan yang meningkat di wilayah tersebut.

Sementara itu, terkait kecurigaan Iran terhadap Israel didukung dengan adanya memori bahwa nama Fakhrizadeh, yang menjabat kepala Organisasi Inovasi dan Penelitian Pertahanan kementerian pertahanan pada saat kematiannya, sempat disebut dan ditandai saat presentasi program nuklir tahun 2018 oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Diketahui pembunuhan Fakhrizadeh terjadi di tengah kekhawatiran baru bahwa telah meningkatnya produksi uranium di Iran. Uranium yang diperkaya adalah komponen kunci untuk pembangkit tenaga nuklir dan senjata nuklir. Aktivitas pembangunan tenaga nuklir ini dianggap menjadi kekhawatiran serius bagi keamanan global.

Sementara pemerintah Iran telah berjanji untuk menanggapi dan mengusut penembakan Fakhrizadeh, Israel yang telah memiliki kedutaan besar di berbagai penjuru dunia dalam kondisi siaga terhadap kemungkinan pembalasan Iran menurut pemberitaan media Israel. Beberapa pihak menyebut bahwa penyerangan yang menewaskan ilmuan Iran dianggap sebagai serangan teroris untuk menghambat pengembangan Iran di bidang sains dan teknologi. [UWR]

Share This Article

Related Articles

Comments (152)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery