pasang iklan

Wagub Papua Barat: Jadikan Sagu Makanan Utama Setiap Kegiatan

PAPUA BARAT, JAGAPAPUA.COM - Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat, Mohamad Lakotani menginginkan agar sagu menjadi makanan utama dalam setiap kegiatan pemerintah maupun swasta. Menurutnya, sebagai provinsi dengan lahan sagu terbesar kedua setelah Provinsi Papua, Papua Barat dapat memanfaatkan sagu baik sebagai makanan pokok maupun dalam bentuk olahan sagu yang lain. Hal ini ia sampaikan pada saat pembukaan Pekan Sagu Nusantara 2020 di Gedung Balai Serindit Gubernuran Papua Barat pada selasa (20/10).

Di Provinsi Papua Barat terdapat sekitar 510 ribu hektar lahan sagu dan hanya sekitar 20 ribu hektar saja yang yang dikelola dalam bentuk kebun sagu. Sedangkan sisanya berupa hamparan hutan sagu yang belum terkelola. Sementara itu, pengelolahan sagu juga terhitung minim dengan hanya sekitar 80% saja yang digunakan petani untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Dengan demikian sangat dibutuhkan perhatian khusus untuk pengolahan sagu dan juga agar dapat menjadi sumber penghasilan terutama bagi petani sagu.

Pada acara pembukaan Pekan Sagu Nusantara tersebut disajikan berbagai macam produk olahan sagu untuk mempromosikan sagu sesuai dengan tema acara yaitu “ Sagu, Pangan Sehat untuk Indonesia Maju”. Pada kesempatan tersebut, diharapkan dapat menjadi awal yang baik untuk terjalinnya kerja sama berbagai pihak untuk memajukan sagu yang dikelola dengan baik dalam rangka upaya hilirisasi industri pengolahan sagu.

Selain itu, acara pembukaan Pekan Sagu Nusantara pada tahun ini juga dimeriahkan dengan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dengan cara makan makanan hasil olahan sagu secara serentak di 14 provinsi di Indonesia. Pemecahan rekor ini tidak hanya secara nasional tetapi juga merupakan rekor dunia. Meskipun sebelumnya acara pemecahan rekor MURI serupa pernah dilaksanakan pada 2015 lalu, pemecahan rekor tahun ini menjadi lebih unik karena dilaksanakan serentak dan di lokasi yang lebih banyak dari sebelumnya.

Dalam EXPO Pekan Sagu Nusantara 2020 yang disiarkan langsung melalui YouTube, Senior Manajer MURI, Awan Rahargo menyampaikan bahwa pemecahan rekor tersebut adalah untuk mempromosikan sagu sebagai makanan bergizi dan untuk meningkatkan konsumsi sagu di masyarakat Indonesia.

“Pencapaian Rekor hari ini dalam rangka untuk mempromosikan ragam kebaikan sagu dan meningkatkan konsumsi sagu di masyarakat,” katanya pada selasa (20/10). (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (2)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery