pasang iklan

Kopi Arabika Akan Jadi Komoditas Unggulan Pegunungan Arfak

PEGUNUNGAN ARFAK, JAGAPAPUA.COM - Kopi jenis Arabika akan dikembangkan dan disiapkan menjadi komoditas unggulan di Kabupaten Pegunungan Arfak. Pasalnya, Kopi Arabika Arfak di kabupaten itu telah mendapatkan sertifikat Indikasi Geografis (IG) yang diterbitkan oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada senin lalu dan diserahkan saat perayaan ulang Tahun Provinsi Papua Barat.

Sertifikat IG untuk Kopi Arabika Arfak yang diperoleh dengan melalui proses yang panjang diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di daerah tersebut. Dalam hal ini, Pejabat Bupati Pegunungan Arfak, Lasarus Indou mengatakan bahwa dengan diterbitkannya sertifikat tersebut berarti bahwa Kopi Arabika Arfak telah diakui dan memiliki paten sehingga layak dikembangkan menjadi komoditas unggulan Kabupaten Arfak.

“Kopi Arabika Arfak sudah diakui. Sudah memiliki paten dan punya merek jadi harus kita kembangkan sebagai komoditas unggulan,” kata Lasarus Indou pasa selasa (13/10), seperti dilansir dari Antara (14/10).

Sebelumnya, diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat memang telah mendukung pengembangan komoditas kopi di Pengunungan Arfak pada 2019 lalu. Kondisi geografis Pengunungan Arfak yang cocok untuk tanaman kopi telah mendorong pihak Pemprov untuk mengirimkan belasan ribu bibit tanaman kopi di daerah tersebut. Selain itu, luas lahan dianggap telah memadai dan dapat disiapkan menjadi lahan produktif pengembangan komoditas kopi.

Lasarus juga menyampaikan bahwa komoditas kopi memiliki target pasar yang luas mengingat mayoritas masyarakat Indonesia adalah penikmat kopi. Selain itu, di wilayah Papua Barat, Kopi Arabika Arfak telah dikenal luas oleh masyarakat terbukti dengan banyaknya kedai kopi yang bermunculan pada beberapa tahun terakhir.

Sebaliknya, ia menjelaskan bahwa persoalan yang harus diperhatikan adalah petani kopi di daerah Pegunungan Arfak sebagai produsen utama. Petani kopi Pegunungan Arfak harus segera dipersiapkan untuk meningkatkan hasil produksi dan agar dapat memenuhi kebutuhan pasar. Untuk itu, ia akan segera melakukan rapat langsung dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan untuk membahas masalah tersebut dalam rangka menjadikan pengembangan komoditas Kopi Arabika Arfak menjadi program prioritas pemerintah daerah ke depan. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery