pasang iklan

PON XX 2021 di Papua dan Rencana Provinsi Pendamping

JAGAPAPUA.COM - KONI Papua bersikeras bahwa PON XX 2021 hanya digelar di Papua. Sekretaris Umum KONI Papua, Kenius Kogoya meminta provinsi lain tidak menawarkan diri menjadi tuan rumah pendamping untuk menyelenggarakan pertandingan 10 cabang olahraga yang telah dieliminasi dari PON XX 2021 mendatang.

Sebelumnya, terdapat wacana bahwa 10 cabor yang tereliminasi tersebut tetap dapat dipertandingkan pada PON XX 2021 di provinsi lain sebagai tuan rumah pendamping. Hal tersebut diketahui dari surat yang dikirim oleh Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti kepada Presiden Joko Widodo pada 16 januari 2020 lalu.

Surat tersebut berisi permintaan agar 10 cabor yang dieliminasi dari PON XX tersebut tetap dipertandingkan di luar Provinsi Papua. Diketahui bahwa beberapa pengurus cabang telah menggelar kualifikasi PON dan telah mendapatkan beberapa daerah yang lolos ke PON XX.

Akan tetapi melalui laman resmi PON XX 2021 yang dirilis pada selasa (22/9), KONI Papua menentang hal tersebut dan meminta semua pihak harus menghormati keputusan Presiden Jokowi. Pertentangan ini menjadikan nasib kesepuluh cabor tersebut semakin tidak dapat dipastikan. Sementara, diketahui hingga kini Provinsi Jawa Timur berminat menjadi tuan rumah pendamping PON XX.

"PON ke-20 itu hanya akan digelar di Bumi Cenderawasih, tidak ada provinsi lain, semua pihak harus hormati keputusan Presiden" kata Kenius Kogoya.

Menurut Kenius, Papua tidak pernah meminta eliminasi kesepuluh cabor tersebut, melainkan keputusan tersebut merupakan hasil kesepakatan dari pemerintah, KONI dan Panitia Besar (PB) PON XX 2020 dari 47 cabor menjadi 37 cabor yang dipertandingkan. Alasan pengurangan tersebut karena pemerintah mempertimbangkan venue dan anggaran yang ada.

"Bukan kami (Papua) yang minta dikurangi tetapi dalam rapat terbatas dengan Presiden, Gubernur Papua (Lukas Enembe) meminta penambahan anggaran pembangunan infrastruktur, tapi Presiden perintahkan untuk kurangi cabor. Pengurangan cabor pun kami melakukan koordinasi dengan semua pihak," tuturnya.

Pengurangan 10 cabor PON XX tersebut telah membuat banyak provinsi kecewa. Akan tetapi masih terdapat banyak event dan kejuaraan lain yang dapat dimanfaatkan baik pada level daerah, nasional maupun internasional. Sepuluh cabor yang tereliminasi itu antara lain balap sepeda, bridge, dansa, golf, gate ball, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja, dan wood ball. Ia juga menyatakan bahwa tujuan diadakannya PON adalah untuk persatuan putera-puteri bangsa. Bukan hanya persoalan prestasi saja. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (2)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery