pasang iklan

Nama Gubernur Lukas Enembe Akan Jadi Nama Stadion Papua

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM - Stadion Papua Bangkit akan resmi berganti nama menjadi Stadion Lukas Enembe pada 20 oktober 2020 mendatang. Stadion ini tengah dipersiapkan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.

Pemilihan waktu peresmian pergantian nama merupakan hasil rapat bersama Gubernur Lukas Enembe dan seluruh pihak terkait. Waktu tersebut pada awalnya merupakan jadwal pembukaan PON XX 2020 sebelum dilakukan penundaan menjadi tahun 2021. Selain itu, pada hari yang sama juga akan diresmikan semua venue PON yang juga sudah selesai sepenuhnya dikerjakan.

“Sudah kita rapatkan bersama Bapak Gubernur dengan seluruh OPD, dan disepakati bahwa peresmian perubahan nama Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe pada 20 Oktober 2020 mendatang. Dalam kegiatan itu juga Gubernur akan meresmikan penggunaan semua venue PON yang telah selesai 100 persen dikerjakan,” kata Plt. Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Papua (Disorda) Papua Alexander Kapisa, di Jayapura, Kamis (17/09) melansir dari seputarpapua (18/9).

Alexander juga menyampaikan bahwa proses pergantian nama stadion Papua tersebut bukanlah baru dilakukan, melainkan sudah lama diusulkan dan telah disepakati bersama. Pergantian nama dari Stadion Papua Bangkit menjadi Stadion Lukas Enembe merupakan bentuk penghargaan kepada Gubernur Lukas Enembe atas jasa dan upayanya untuk Provinsi Papua menjadi lokasi penyelenggaraan PON XX.

Stadion yang terletak di Kampung Harapan, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua ini dibangun menggunakan anggaran dari APBD sebesar Rp. 1,3 triliun juga tidak terlepas dari peran Gubernur Lukas Enembe. Alexander juga menjelaskan bahwa langkah penyematan nama pemimpin menjadi nama gedung penting merupakan hal yang wajar. Sebagaimana dahulu Presiden Soekarno membangun Gelora Bung Karno (GBK) adalah sebagai bentuk apresiasi negara kepada figur yang berjasa besar.

PON yang akan mempertandingkan 37 cabang olahraga tersebut bukanlah sekedar kompetisi olahraga saja, melainkan juga menjadi gelaran untuk merayakan keberagaman. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua juga gencar meminta dukungan kepada masyarakat adat untuk mendukung training center atlet-atlet Papua yang akan berlaga pada PON XX kali ini. Agenda besar nasional yang akan mempertemukan putra-putri terbaik bangsa dari Sabang sampai Merauke ini disambut dengan antusias oleh pemerintah Provinsi Papua dan masyarakat Papua karena menjadi ajang kompetisi dengan semangat sportifitas, persatuan dan harmoni dalam bingkai kebhineka-an Negara Kesatuan Republik Indonesia. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery