pasang iklan

Masa Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Papua Paling Tinggi

JAGAPAPUA.COM - Pandemi Covid-19 memberikan dampak buruk yang nyata pada pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dari 34 provinsi di Indonesia hampir seluruhnya tengah mengalami kinerja ekonomi negatif pada kuartal II tahun 2020. Hanya Provinsi Papua dan Papua Barat yang mengalami kinerja ekonomi positif dan merupakan dua provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi nasional saat ini.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo saat membuka ratas (rapat terbatas di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Rapat tersebut merupakan rapat presiden dan para gubernur yang digelar secara virtual pada selas, 1 september 2020. Presiden Jokowi menyebutkan pertumbuhan ekonomi Papua sebesar 4,25% dan Papua Barat sebesar 0,25%.

“Provinsi yang tertinggi pertumbuhan ekonominya adalah Papua, 4,25 persen, Papua Barat 0,25 persen, yang positif hanya Papua dan Papua Barat,” kata Presiden saat membuka rapat terbatas tersebut.

Hal ini berarti Papua dan Papua Barat adalah provinsi yang mampu bertahan dan terhindar dari kontraksi ekonomi di tengah Pandemi. Dalam rapat tersebut, presiden juga menyebutkan provinsi yang mengalami kontraksi ekonomi paling parah akibat pandemi aalah Provinsi Bali dengan kontraksi ekonomi sebesar 10,98 % secara tahunan. Ia juga menyampaikan bahwa penyebab kondisi tersebut adalah menurunnya kontribusi sektor pariwisata yang merupakan sektor utama yang menopang perekonomian di Bali.

Menyusul berikutnya adalah Provinsi DKI Jakarta dan DI Yogyakarta yang juga mengalami kontraksi ekonomi cukup parah yaitu masing-masing sebesar -8,22 % dan -6,74%. Menanggapi kondisi tersebut dan mencegah agar tidak terjadinya resesi ekonomi, presiden meminta kepada para gubernur untuk segera merealisasikan berbagai program baik melalui APBD provinsi dan APBD Kabupaten/Kota terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal dan bantuan sosial.

Pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2020 mendatang menjadi hal yang penting bagi Indonesia. Apabila pertumbuhan ekonomi Indonesia kembali negatif (minus) maka sudah dapat dipastikan Indonesia akan mengalami resesi ekonomi. Oleh sebab itu, pemerintah daerah baik gubernur, walikota dan bupati diharapkan segera melaksanakan permintaan Presiden Joko Widodo agar dapat meningkatkan konsumsi, daya beli masyarakat sehingga dapat membantu memulihkan ekonomi di daerah. (UWR)

Share This Article

Related Articles

Comments (301)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery