pasang iklan

Rumpiadus Suarakan Kondisi Pengelola Homestay Raja Ampat

MANOKWARI, JAGAPAPUA.COM - Anggota DPR Papua Barat Demianus E. Rumpaidus, S.AN menyatakan bahwa dampak dari Covid-19 berpengaruh terhadap pendapatan asli masyarakat Kabupaten Raja Ampat, terkait pengelolaan homestay lokal. Menurut keterangan masyarakat, pendapatan mereka menurun drastis dari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Rumpaidus saat berada di daerah pemilihan Raja Ampat selama 4 bulan terakhir. Pendapatan asli masyarakat lokal Raja Ampat sebelum virus corona sangat memuaskan dan dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, banyaknya tamu wisatawan lokal Papua, regional, Nasional hingga mancanegara berwisata ke daerah Raja Ampat membuat perekonomian hidup.

"Ketika musibah non alam atau Covid-19 melanda negara Indonesia, khususnya di Raja Ampat, Papua Barat menyebabkan masyarakat lokal disana kesulitan berpenghasilan, sebab tidak ada tamu wisatawan yang datang" ungkap Rumpaidus saat dijumpai Jagapapua.com pada saat menghadiri Paripurna DPR Papua Barat, Rabu (2/9).

Lebih lanjut, Rumpaidus menjelaskan saat ini masyarakat memilih beralih profesi sebagai nelayan, sehingga usaha homestay lokal belum terkelola maksimal.

Menurut dia, kabupaten Raja Ampat merupakan daerah kepulauan dan masyarakat lebih menaruh harapan pada pengelolaan sumber daya alam khususnya pariwisata.

Sedangkan presentase masyarakat yang berkebun kelapa dan pertanian lainnya sangat kecil, umumnya profesi masyarakat masih dominan sebagai nelayan.

"Jadi sekarang itu masyarakat lebih banyak mencari ikan atau membeli ikan ke nelayan lain untuk bisa dijual kepada penadah di Raja Ampat" ungkap Rumpaidus.

Untuk itu, Rumpaidus berharap musibah non alam tersebut berakhir, sehingga masyarakat Raja Ampat bisa kembali mengelola homestay lokal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (3)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery