pasang iklan

Tanggapan Filep Wamafma Setahun Pasca Rusuh Rasis di Papua

JAKARTA, JAGAPAPUA.COM - Pasca ujaran rasisme kepada mahasiswa Papua di Surabaya pada 16 Agustus 2019 lalu, hingga berdampak pada aksi demonstrasi di tanah Papua pada 19 Agustus 2019, kini kasus tersebut telah genap setahun.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pansus Papua DPD Republik Indonesia asal Papua Barat Dr. Filep Wamafma, SH.,M.hum berpendapat bahwa negara belum sepenuhnya berpihak kepada orang asli Papua, khususnya dari perlindungan terhadap ujaran yang berbau rasis pasca kejadian tersebut.

Padahal menurut Wamafma telah ada undang-undang yang mengaturnya, namun fakta hari ini memperlihatkan negara dalam hal ini pemerintah cenderung membiarkan. Lebih khusus lagi jajaran kementerian terkait, seperti Kemenkopolhukam, Kementerian Sosial, maupun Kepolisian untuk memberi perhatian dan merumuskan suatu kebijakan guna memproteksi hak-hak warga negara, termasuk orang asli Papua di NKRI.

"Cara pendekatan yang dilakukan oleh Jakarta, sebagian justru menciptakan ketidak percayaan OAP kepada Negara. Harusnya momen rasis di Surabaya yang berdampak terhadap kerusuhan di Papua jangan dianggap hal yang biasa" ujar Wamafma melalui komunikasi WhatsApp, Jumat (21/8).

Lebih lanjut, kata wakil ketua BULD DPD RI ini, bahwa penegakan hukum terhadap pelaku ujaran kebencian dengan memberikan hukuman ringan tidak memberikan efek jera, sehingga berdampak terhadap publik di tanah Papua tentang adanya standar keadilan di Indonesia yang masih diskriminasi.

Oleh sebab itu, Wamafma menambahkan bahwa keberadaan NKRI yang menaungi suku bangsa dalam Bhineka Tunggal Ika perlu dilindungi.  Presiden melalui Kementerian terkait perlu merumuskan kebijakan baru termasuk memproteksi kelompok minoritas Indonesia secara khusus OAP. Jika hal tersebut tidak dilakukan oleh Pemerintah, maka Wamafma khawatir api rasisme yang masih ada bisa memunculkan disintegrasi bangsa. (WRP)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery