pasang iklan

Wagub Papua : Semua Pihak Kerjasama Turunkan Grafik Covid-19

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Bertempat di Gedung Negara Dok V Jayapura Pemerintah Provinsi Papua yang tergabung dalam Tim Covid-19 menggelar Rapat Koordinasi Bersama untuk membahas agenda dampak Covid-19 yang masih terus bertambah di Papua, bahkan bukan saja di Papua saja tetapi Di Provinsi Papua Barat.

Pemerintah provinsi Papua masih memperpanjang rentang kendali pembatasan sosial untuk sejumlah aktifitas Warga (Social Distancing). Tujuan memperpajang waktu social distancing tentu untuk mengurang aktifitas Warga Masyarakat di seluruh Kabupaten Kota di provinsi Papua dalam melihat perkembangan kasus penyebaran Covid-19 yang semakin merajalela serta meningkat drastis.

Dalam Kesempatan itu Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejateraan Rakyat, Muhamad Mussad menyebutkan bahwa Perpanjangan Pembatasan Sosial Berlaku hingga 6 Mei 2020 mendatang jumlah kasus Covid 19 di Bumi Papua mencapai 124 kasus yang tersebar di 11 kabupaten dan 1 kota.

Perpanjang pembatasan sosial ini karena Melihat karena kasus ini semakin hari semakin meningkat. Sebelumnya, statusnya adalah pembatasan sosial yang diperluas, namun saat ini fokusnya menjadi pembatasan sosial diperluas dan diperketat, kata Mussaad, Rabu (22/04) di GN Dok V Jayapura.

Diperketat secara intensif dan akan dikontrol. Dalam pembatasan ini diutamakan pada tempat-tempat perbelanjaan umum seperti Mall, Pertokoan, Plaza, dan Swalayan yang beroperasi di kota Jayapura Maupun di 11 kabupaten, serta aktifitas masyarakat diluar rumah termasuk transportasi darat, laut dan udara.

Dalam kesempatan itu Wakil Gubernur Papua Bapak Klemen Tinal, SE, M.M saat memimpin rapat mengatakan bahwa semua pihak harus bekerja sama untuk menurunkan grafik kurva awal bulan Mei untuk menurunkan wabah dalam dua minggu ini, harapnya.

"Karena peningkatan, kita berada di posisi 6 di provinsi Balai secara Nasional, tetapi kita juga mendapat ranking pertama tingkat kesembuhan kita, Puji Tuhan dalam 27 persen secara nasional walaupun kita terdapat 124 kasus Covid-19." ucap wagub.

Wagub juga melarang para penjual untuk tidak mengambil keuntungan dalam masa sulit ini, seperti harga barang naik. Jika ada pihak yang tetap melakukan,akan ada tindakan tegas dari pemerintah. (Sonny)

Baca juga: https://jagapapua.com/article/detail/2424/sampel-pdp-dan-keluarga-di-biak-numfor-dikirim-ke-lab-jayapura

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery