pasang iklan

Hindari Hoax, Satgas Covid-19 Papua Sepakati Informasi Satu Pintu

JAYAPURA, JAGAPAPUA.COM - Ditengah kemajuan global, sistem informasi kian cepat. Informasi suatu wilayah bisa diketahui dalam hitungan detik. Termasuk info soall penyebaran virus corona. Berita benar bisa menambah informasi, namun sebaliknya, berita bohong (hoax) bisa menimbulkan kegaduhan.

Inilah yang direspon oleh pemerintah Provinsi Papua. Kekhawariran Pemerintah Provinsi Papua terhadap berkembangnya berita bohong soal virus corona. Karena itu, dalam rapat koordinasi disepakati bahwa informasi terkait Covid-19 khusus Provinsi Papua mengacu pada sumber resmi dari kementerian kesehatan. Informasi selain dari Kementerian Kesehatan dinyatakan sebagai berita bohong (hoax). Langkah tersebut diambil sebagai jalan tengah mengatasi maraknya hoax di tengah masyarakat sehingga masyarakat semakin takut. Padahal kecemasan dan ketakutan bisa membuat imun tubuh menjadi lemah.

Sebelumnya diberitakan dalam sejumlah media bahwa terkait dengan penyebaran Virus Corona di Indonesia telah muncul berbagai berita Hoax yang sangat mengganggu ketertiban bermasyarakat dan juga berpengaruh terhadap keamanan daerah. Polri terus menindak tegas penyebar berita bohong atau hoax seputar penyebaran Corona. Dalam 26 hari terakhir, 51 penyebar hoax melalui media sosial ditangkap dan diproses hukum oleh aparat kepolisian.

Tetapi benarkah daerah hanya cukup menunggu informasi dari kementerian kesehatan? Pelajaran dari DKI Jakarta, yang memiliki data tidak sama dengan kementerian kesehatan. Dua-duanya berdasarkan laporan lapangan. Berita mana yang benar adalah penting, tetapi, pasien terinfeksi dan segera ditangani agar tidak menularkan ke orang lain adalah lebih penting.  Sehingga, data bisa dikoordinasikan atau disingkronkan setelahnya.

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery