Pada kesempatan ini saya mau sampaikan kepada bapak Gubernur dan MPR PB tetang sebuah pembagunan di Papua Barat.
Pertama, ada beberapa hal penting yang perlu dilihat dengan mata hati, bukan dengan cara yang merusak nilai dan budaya setempat, dengan adanya pemekaran yang selalu diajukan oleh para penguasa yang tidak paham tentang dirinya sendiri.
Dengan ini, saya mau sampaikan bahwa lewat pemekaran, akan membuat kehancuran budaya dan bahasa daerah setempat. Bahasa daerah ialah bahasa yang diberikan oleh Allah kepada setiap umat yang ada di dunia ini, oleh sebab itu jangan dianggap sepele oleh pemerintah.
Pemerinta seharusnya peka dan paham tentang ini karena pembagunan yang merusak budaya dan bahasa berarti merusak karya Allah dalam setiap suku dan budaya kita.
Contoh konkrit di Manokwari terdapat suku Mansim, dan mempunyai marga. Apakah ini suku atau bukan? aku pikir Mansim adalah sekelompok suku yang hidup dan menetap di Manokwari dan punya wilayah dari Wosi sampai pabrik semen yang sudah tidak tahu tentang bahasa daerahnya sendiri. Maka apa yang perlu MPR PB lakukan?, bukan saja bicara UUD. Bupati dan Wakil bupati orang asli Papua, namun bahasa daerah dibiarakan punah.
Share This Article