pasang iklan

Petinggi Parlemen Berkunjung, Ingin Melihat Persoalan Papua Sesungguhnya

JAKARTA,JAGAPAPUA.COM– Demi memperoleh informasi terukur dan akurat, sekaligus meretas penyelesaian Papua yang harapannya berujung Komprehensif. Forum Komunikasi  Dan Aspirasi Anggota DPD, MPR maupun DPR RI akan menggelar kunjungan ke Papua dan Papau Barat.

Dalam kunjungan yang akan direncanakan bertolak pada hari ini dan berakhir di tanggal 4, Bulan Maret, Tahun 2020 itu, melibatkan seluruh unsur Pimpinan Rumah Rakyat di Senayan untuk datang melihat tanah Papua secara langsung.”Demikian ungkap Ketua Pansus Papua, Dr. Filep Wamafma yang juga menyadang jabatan selaku Sekretaris FOR Papua.

Menurut Filep, kunjungan tersebut dilaksanakan guna mendapatkan informasi aktual terkait pengungsi yang ada di Wamena.

Seperti halnya banyak data yang telah di peroleh dari sejumlah LSM dan juga tokoh Agama, namun ketika bertemu dengan Kementerian Sosial, ada informasi yang belum valid berapa jumlah pengungsi sebenarnya,” kata Filep kepada ANTARA.

Selain itu, Filep juga menegaskan bahwa kunjungan tersebut dilaksanakan terkait pasca-rusuh di beberapa Daerah di Papua serta pengungsi yang ada di Wamena maupun di Kabupaten Nduga.

Namun ditengah meretas langkah penyelesaian Papua oleh pemerintah, Senator Filep juga menambahkan ada tarik-menarik pendapat dilingkup Kementrian terkait status pengungsi di Wamena, yakni, Kementerian Koordinator bidang Politik dan Keamanan.

Bahkan dari  pihak keamanan pun menilai bahwa mereka bukanlah pengungsi.

“Mereka lebih condong menyebutnya bukan pengungsi namun masyarakat yang ketakutan dan mencari keamanan lalu pergi ke Wamena,” ujarnya.

Tentunya hal ini bersebrangan dengan data yang dilampirkan Kementerian Sosial. yang menganggap warga yang mengungsi di Wamena merupakan pengungsi.

Lantaran hal itulah pimpinan MPR, DPR, dan DPD berpandangan perlu menelusurinya untuk mencari kebenaran data yang sesungguhnya,”Kata Filep.

Disamping menelusuri untuk mencari kebenaran data mengenai persoalan tersebut, kehadiran pemimpin Perwakilan Rakyat di tanah Papua, sekaligus menunjukan agar negara memberikan perhatian serius kepada para pengungsi di tanah Papua.

Apalagi kaitannya dengan keselamatan pengungsi, tentu itu penting, ditambah lagi, para pemimpin ingin memastikan, melihat pembangunan rumah yang dilakukan Kementerian PUPR bagi pengungsi,”Ujarnya.

Kunjungan para pemimpin Parlemen tidak sampai disitu saja, mereka juga akan bertolak mengunjungi Jayapura untuk rapat dengan Musyawarah Pimpinan Daerah Provinsi Papua untuk mengecek kesiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional 2020 di Papua.

Kemudian kunjungan  tersebut akan berlanjut lagi ke wilayah ekstrakasi PT Freeport Indonesia. Guna untuk melihat sejauh mana efektivitas perusahaan itu berkontribusi untuk Indonesia dan Papua.”Imbuhnya.

Dari serangakaian kegiatan kunjungan panjang di Papua itu,  para pemimpin Parlemen tidak akan melakukan investigasi terkait kasus kerusuhan di Wamena dan kasus penangkapan Mispo Gwijangge yang dituduh membunuh 17 pekerja PT Istaka Karya (Persero) dan menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

“Terkait kasus tersebut, pimpinan sudah paham namun kalau ada info di lapangan terkait kasus tersebut, malah lebih baik,”Tutupnya.(JP/RS)

Share This Article

Related Articles

Comments (0)

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery