JAKARTA, JAGAPAPUA.COM – Tokoh muda Arfak, Lamek Dowansiba memberi signal keras kepada pemerintah Indonesia terkait gagalnya pemerintah membangun tanah Papua, khususnya dalam bidang pendidikan. Begitu banyak dana otsus yang masuk ke Papua, namun mutu pendidikan rendah.
Kepada media ini pada kamis, (27/02), ia menjelaskan, “pemerintah kita gagal membangun Sumber Daya Manusia, pendidikan kita hari ini bobrok. Para pejabat mengutamakan belanja barang untuk kepuasan pribadi dan kelompok. Bahkan ada pejabat yg punya mobil super mewah, dimanakah nurani anda sebagai seorang pejabat yang memimpin daerah iniâ€, begitu pesan tokoh muda Arfak itu.
Ia mengungkapkan, dalam pantauannya, hanya kelompok “penjilat†setia yang mengaku dan sujud kepada anda. Perlawanan terhadap kapitalis birokrasi harus dilakukan, stop juga dengan politik identitas yang menyengsarakan umat hari ini. Stop juga puji orang bapa pembangunan, apa indikatornya?”.
Dijelaskan, angka kemiskinan, kebodohan, kriminalitas, penindasan begitu tinggi dan terus meningkat karena kualitas sumber daya manusia yang rendah dan terbatas.
“Jangan biarkan masa depan Papua ini hancur, oleh karna kualitas sumber daya manusianya yang rendah dan terbatas. Sebagai kelompok muda yang berpikir rasional, mari kita melakukan perlawanan terhadap bagian ini. Jika ingin selamatkan masa depan Papua, maka selamat generasinya. (tim)
Share This Article