pasang iklan

Kisah Andy Ayamiseba dan Vanuatu

Black Brothers bukan hanyalah sekedar musisi, tapi dibalik lantunan lagunya, tersirat visi dan misinya. Tak lain,tujuannya untuk mengangkat harkat serta martabat bangsanya yang kerap dibilang masih terbelakang itu.” Demikian Ungkap Andy Ayamiseba manajer Grup Band Black Brothers.

Selain mengangkat harkat dan martabat bangsa, hadirnya Black Brothers juga menyuarakan keadilan dan kesejahteraan. Disamping itu, tak kalah pentingnya juga, Black Brothers hadir untuk membebaskan bangsanya dari segala bentuk penindasan oleh kaum penjajah,” Ucap Ayamiseba yang dikutip dari akun Facebooknya.

Masih menurutnya, kehadiran Black Brothers terhadap bangsanya bisa dibuktikan dengan sejumlah karya-karyanya melalui lantunan liriknya, serta serangkaian keputusan diambil oleh Black Brothers untuk lenyap dan sirna dari kepopuleran ditanah airnyaIndonesia. Lebih lagi sampai meninggalkan kontrak musiknya di EMI Holland dan  akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Vanuatu menjalankan lobi OPM di kawasan Pasifik Selatan, termasuk PNG.
Begitupun dengan personil Black Borthers, mereka diseleksi berdasarkan potensi mereka secara individual, agar dapat memenuhi capaian produksi.

Menyandang julukan si pena emas, Jocky Phu adalah penyair dan pujangga besar yang cinta perdamaian dan keadilan, sedangkan disisi vokal ada Hengky bersuara emas yang sulit didepak oleh suara-suara lain. Begitupula August Rumaropen dia dijuluki George Bensonnya Papua dengan watak halus dan rendah hati. Permainan lentik jemarinya dibalik tali senar, dia digelari sijari emas. Adapula pada bagian Bass, Benny dan juga Stevia yang selalu hentakan bunyian drum Black Brothers.

Tidak berakhir sampai disitu saja, Black Brothers juga memiliki David (Dullah) dan Amry yang kerap hiasi ritme musik BB, akhirnya lagu harmonis itu melintasi nusantara Pasifik selatan. Hal inilah kemudian membuat Grup Musik tersebut Melangit di pasifik selatan Indonesia, bahkan terhempas melegenda sampai ke Eropa.
Dilansir dari Jubi.co.id, Andy Ayamiseba juga mengatakan“Saya selaku pendiri dan manajer sekaligus produser

Eksekutif supergroup ini menyatakan sulit untuk mendapatkan musisi-musisi alam yang diberkati dengan talenta oleh Tuhan Yang Maha Kuasa seperti mereka. Saya sangat berterima kasih dan bangga karena diberkati dengan kesempatan untuk bekerja dengan group legendaris ini.

Lebih lanjut jelas Ayamiseba Black Brothers adalah suatu persembahan yang berpaduan antarwatak kepribadian talenta, seni, komitmen, dan inspirasi. “Semoga apa yang telah dirintis oleh musisi-musisi alam ini dapat dilanjutkan oleh generasi penerus demi suksesnya misi dan visi mereka,”harap pejuang Papua Merdeka di Vanuatu, Mr Andy Ayamiseba.

Grup Black Brother pertama kali tampil di Jayapura memakai nama Iriantos Primitive, menjelang persiapan show ke Papua New Guinea. Saat itu musisi dan artis-artis Papua bergabung dan berlatih serius guna tampil prima merayakan kemerdekaan Papua New Guinea(PNG) dirumah pribadi menager Black Borthers Andy Ayamiseba. Sayangnya upaya mengembangkan misi kesenian Papua dan show musik ke negara tetangga PNG tak mendapat restu dari pemerintah pusat di Jakarta.

“Black Brothers pada awalnya bernama Iriantos Primitive. Saya bentuk grup ini untuk tour keliling ke PNG dengan grup tarian yang kemudian izinnya ditolak oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan di Pusat,” katanya kepada tabloidjubi.com via Facebook.com belum lama ini.

Manajer Black Brothers ini mengaku pada usia yang ke 27 tahun, tepatnya pada 1974 sudah memimpin Group Band Black Brothers. “Setahun setelah izin ke PNG ditolak, saya membuat rencana baru untuk memenuhi visi dan misi tersebut lewat Jakarta. Demikianlah sejarah rekaman Black Brothers dimulai,”tulis Andy Ayamiseba.

Putra seorang mantan pejabat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR GR) Provinsi Irian Barat, mendiang Dirk Ayamiseba ini tampil sebagai pebisnis dan musisi di era 1960-1970 an. Andy Ayamiseba sudah bergabung dengan Group Band Varunas salah satu group band milik Angkatan Laut yang cukup terkenal saat itu.

Tim musisi kesenian Irian Jaya yang tergabung dalam Iriantos Primitive mempunyai anggota yang awalnya terdiri dari alm Mimi Fatahan mahir bermain musik Hawaian, Ricky Chaay vokalis, Corry Rumbino vocalis dan Musa Fakdawer vocalis. “Latihan musik dan tarian mengambil tempat latihan di garasi rumah milik Andy Ayamiseba di Angkasa Indah, Kota Jayapura,”kata Andy Ayamiseba.

“Varunas Band adalah band milik Angkatan Laut Daerah X, dan saya sendiri adalah salah satu anggota dari Band Varunas sebagai slide gitarist,Danny Kadmaer (lead gitrais/vocalis); Herman(basist); Ringgo Kadmaer (drummer); Mulyadi (Keyboard/gitaris); brass section adalah anggota-anggota TNI A. Sedangkan penyanyi penyanyi adalah Bass Lanoh; Ricky Chaay; Marcel Siante alias Honda; dan Dolf Raharusun,” kata Andy Ayamiseba. (RS)

Share This Article

Related Articles

Comments (2)

  • merry flee

    Follow step-by-step instructions to log in and make payments at Homedepot.com/mycard.

  • merry flee

    Follow step-by-step instructions to log in and make payments at Homedepot.com/mycard. Make secure payments and manage your Hom

Leave a Comment

Liputan Video

Video Lainnya

Daftar

Gallery